Jadwal Keberangkatan Bus dari Terminal Trenggalek Maju 1 Jam Imbas Jembatan Gondang Ditutup Total
Rendy Nicko June 03, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Penutupan total jembatan di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mulai Selasa (2/6/2026), berdampak langsung pada arus perjalanan bus dari Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek.

Sebagai langkah antisipasi imbas pengalihan arus lalu lintas, pihak pengelola terminal memutuskan untuk memajukan jadwal keberangkatan bus selama satu jam lebih awal.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek, Devi Ariandi mengaku kebijakan ini diambil supaya armada bus tetap dapat tiba tepat waktu di terminal tujuan tanpa mengganggu kenyamanan penumpang.

"Jadwal kami majukan satu jam mulai pukul 06.00 WIB tadi supaya bus tetap bisa masuk terminal tujuan dan tidak terkendala waktu tempuh yang lebih panjang," terang Devi saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Kemensos RI Salurkan Bantuan Berupa Aneka Barang Senilai Rp 284 Juta untuk 125 PPKS di Tulungagung

Dikatakannya jembatan yang diperbaiki ini merupakan jalan utama bagi bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) rute Trenggalek-Surabaya maupun Trenggalek-Malang.

Meskipun jalur alternatif untuk armada bus besar telah diputuskan, petugas di lapangan saat ini masih mematangkan kesiapan jalur alternatif khusus bagi bus berukuran kecil.

Devi mengungkapkan, ada opsi jalur yang bisa dilalui bus kecil, namun kondisi di lapangan belum sepenuhnya dipastikan kelayakannya.

"Untuk bus kecil, kami mendapat informasi bisa lewat jalan di Desa Malasan menuju Desa Gempolan, Kecamatan Pakel, Tulungagung. Tapi sampai sekarang masih kami cek bagaimana kondisi jalurnya," jelas Devi.

Sementara itu, skema pengalihan untuk bus berukuran besar sudah dipastikan dan tidak akan melewati jalur yang sama dengan bus kecil.

Armada bus besar dialihkan mulai dari Simpang Empat Durenan ke arah selatan menuju Kecamatan Bandung.

"Selanjutnya, kendaraan akan diarahkan melewati Campurdarat hingga tembus ke Boyolangu di Kabupaten Tulungagung," tambahnya.

Devi menambahkan dimensi kendaraan serta kondisi lebar jalan menjadi pertimbangan utama dalam penentuan rute tersebut.

"Bus besar dimensinya panjang dan lebar, sehingga kami arahkan lewat Campurdarat karena jalannya lebih memungkinkan. Ini juga untuk mengantisipasi kemacetan agar tidak mengunci jalur," imbuhnya.

Ia mengaku untuk memastikan keselamatan perjalanan penumpang tetap terjaga selama masa pengalihan arus, pihak Terminal Trenggalek terus melakukan koordinasi intensif dengan Satlantas Polres Trenggalek.

Upaya yang dilakukan meliputi inspeksi keselamatan kendaraan (ramp check atau ramcek) hingga pembinaan langsung kepada para pengemudi terkait keselamatan berkendara (safety driving).

Menurut Devi, pihaknya rutin melakukan koordinasi dengan Satlantas, baik untuk ramcek maupun memberikan imbauan safety driving. Termasuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi bus.

Baca juga: Simulasi Satkamling di Wates Kediri, Polisi Ajak Warga Aktif Melapor Demi Cegah Gangguan Kamtibmas

Meski terjadi perubahan arus lalu lintas yang cukup signifikan dan penyesuaian jadwal keberangkatan, Devi memastikan operasional dan pelayanan di Terminal Surodakan tetap berjalan dengan normal.

Ia pun berharap agar seluruh kru bus, pengemudi, serta masyarakat pengguna moda transportasi umum dapat memahami situasi darurat ini.

Pun juga agar selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan. Demi kebaikan diri sendiri maupun orang lain.

"Mudah-mudahan, perjalanan bisa lancar dan aman kendati ada pengalihan jalur. Keselamatan tetap yang utama," pungkasnya.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.