Baca juga: Penuh Gelak Tawa, Personel Polres Muara Enim Gelar Lomba Tradisional Sambut Hari Bhayangkara ke-80
SRIPOKU.COM, MUARA ENIM – Dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan nasional, Personel Bhabinkamtibmas Polsek Gelumbang, Bripka Azhari, melaksanakan pengecekan intensif terhadap lahan tanaman jagung binaan di Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (3/6/2026).
Monitoring lapangan ini difokuskan pada lahan pertanian milik Mursalin, warga setempat, yang memiliki luas hamparan sekitar 1,5 hektare.
Berdasarkan hasil pemantauan, komoditas jagung pipil tersebut kini telah memasuki usia 104 hari dan diproyeksikan siap memasuki masa panen raya dalam beberapa hari ke depan.
Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Gelumbang, Iptu I Gede Putu Surya Wibawa Putra, S.Tr.K., menyatakan bahwa keterlibatan aktif institusi Polri dalam sektor agraris merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan serta mendongkrak kesejahteraan petani lokal.
"Melalui fungsi Bhabinkamtibmas di desa binaan, kami secara konsisten melakukan pendampingan teknis, monitoring berkala, sekaligus menyuntikkan motivasi bagi masyarakat agar terus optimal memanfaatkan lahan produktif mereka untuk sektor pertanian," ujar Iptu I Gede Putu, Rabu (3/6/2026).
Kapolsek menambahkan, dari segi kualitas vegetasi, tanaman jagung di Desa Gumai tumbuh dengan sangat baik dan diharapkan mampu menghasilkan produktivitas panen yang melimpah.
Pihaknya pun berkomitmen untuk terus mendorong perluasan budi daya tanaman jagung pipil di seluruh wilayah hukum Polsek Gelumbang.
Kendati menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, Iptu I Gede Putu tidak menampik adanya tantangan klasik yang masih membayangi para petani binaannya. Kendala utama yang kerap dihadapi di lapangan adalah kepastian rantai pemasaran hasil panen serta stabilitas harga jual yang sering kali fluktuatif dan kurang berpihak pada petani.
"Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan dukungan regulasi dari berbagai instansi terkait agar serapan hasil pertanian masyarakat dapat diakomodasi dengan baik. Jika tata niaga ini berjalan lancar, kami optimistis program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga," pungkasnya.
Baca juga: Polres Muara Enim Sembelih 14 Sapi dan 12 Kambing di Hari Idul Adha 2026