Crystal Palace secara mengejutkan berhasil mengirim lebih banyak pemain ke Piala Dunia 2026 dibandingkan dua raksasa Eropa, Real Madrid dan Liverpool.
Sebuah ironi muncul ketika dua klub besar seperti Real Madrid dan Liverpool tidak lagi menjadi kekuatan utama dalam hal menyumbang pemain ke turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026 telah mengumumkan daftar akhir skuad mereka menjelang tenggat waktu registrasi FIFA pada Selasa (2/6/2026).
Dari data resmi yang dirilis, banyak hal menarik untuk dicermati, terutama mengenai klub asal para pemain yang akan tampil di ajang yang akan berlangsung di Amerika Utara tersebut.
Premier League menjadi liga dengan jumlah pemain terbanyak yang tampil di Piala Dunia, sementara Manchester City menjadi klub penyumbang terbesar.
Tercatat ada 162 pemain berasal dari klub-klub Premier League, dengan 19 di antaranya membela Manchester City.
Empat klub lain yang melengkapi lima besar penyumbang pemain terbanyak adalah Bayern Muenchen (18 pemain), Arsenal (16), Paris Saint-Germain (14), dan Barcelona (14).
Namun, kejutan terjadi di posisi keenam. Crystal Palace muncul sebagai klub berikutnya dengan jumlah pemain terbanyak yang berangkat ke Piala Dunia, sejajar dengan sejumlah klub elite.
Dengan total 12 pemain, Crystal Palace memiliki jumlah yang sama dengan Atletico Madrid dan Al Hilal dari Arab Saudi.
Menariknya, jumlah pemain Palace bahkan melampaui Liverpool dan Real Madrid, dua klub dengan sejarah panjang di Liga Champions.
Liverpool hanya mengirim 11 pemain. Minimnya perwakilan tersebut dipengaruhi oleh absennya pemain Liverpool di skuad tim nasional Inggris.
Fakta bahwa tidak ada satu pun pemain Liverpool di skuad Inggris menjadi peristiwa langka yang terakhir kali terjadi pada Piala Dunia 1986.
Situasi serupa dialami Real Madrid terhadap tim nasional Spanyol. Karena performa yang menurun, tidak ada satu pun pemain lokal Los Blancos yang dipanggil oleh pelatih La Furia Roja, Luis de la Fuente.
Lebih parah lagi, ini adalah kali pertama Real Madrid tidak memiliki wakil di tim nasional Spanyol untuk ajang Piala Dunia.
Dean Huijsen menjadi salah satu contoh pemain lokal Real Madrid yang gagal mendapatkan panggilan dari tim nasional Spanyol untuk Piala Dunia 2026.
Apresiasi untuk Crystal Palace
Secara keseluruhan, Real Madrid hanya menyumbang 10 pemain ke turnamen Piala Dunia tahun ini.
Padahal, secara sejarah dan prestasi, Crystal Palace tidak bisa disandingkan dengan dua klub besar tersebut.
Berdasarkan peringkat koefisien klub UEFA, Crystal Palace berada di posisi ke-86, jauh di bawah Real Madrid (peringkat 2) dan Liverpool (peringkat 4).
Di Premier League musim 2025–2026, klub asal London Selatan itu juga hanya finis di posisi ke-15 klasemen akhir.
Namun, keberhasilan pelatih Oliver Glasner dalam mengembangkan pemain-pemain potensial menjadi bintang baru telah menjadikan Crystal Palace sebagai tempat yang menarik bagi talenta muda.
Kemenangan mereka di UEFA Conference League — trofi Eropa pertama dalam sejarah klub — menjadi bukti bahwa skuad The Eagles diisi oleh pemain-pemain berkualitas yang haus akan prestasi.
Pemanggilan banyak pemain Palace ke berbagai tim nasional peserta Piala Dunia merupakan bentuk pengakuan atas pencapaian luar biasa tersebut.
Pemain Crystal Palace yang akan tampil di Piala Dunia 2026 adalah Maxence Lacroix dan Jean-Philippe Mateta (Prancis), Ismaila Sarr (Senegal), Jorgen Strand Larsen (Norwegia), Yeremy Pino (Spanyol), Dean Henderson (Inggris), Chris Richards (Amerika Serikat), Evann Guessand (Pantai Gading), Daniel Munoz dan Jefferson Lerma (Kolombia), Chadi Riad (Maroko), serta Daichi Kamada (Jepang).
Sementara itu, beberapa nama besar dari Real Madrid gagal tampil karena alasan teknis maupun cedera. Mereka antara lain Rodrygo, Eder Militao (Brasil), Eduardo Camavinga dan Ferland Mendy (Prancis), Trent Alexander-Arnold (Inggris), serta deretan pemain Spanyol seperti Gonzalo Garcia, Dani Carvajal, Dani Ceballos, Alvaro Carreras, Dean Huijsen, Fran Garcia, dan Raul Asencio.
10 Klub dengan Pemain Terbanyak di Piala Dunia 2026