Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan pembaruan mengenai kondisi bintang muda mereka, Lamine Yamal, menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.
Saat ini, Yamal masih menjalani proses pemulihan cedera hamstring yang membuatnya harus absen dalam laga uji coba Spanyol melawan Irak pada Jumat (5/6/2026) dini hari.
Kendati demikian, De la Fuente tetap optimistis pemain muda Barcelona tersebut dapat pulih tepat waktu dan siap tampil di laga pembuka La Furia Roja di ajang Piala Dunia 2026.
Spanyol dijadwalkan menghadapi Tanjung Verde pada pertandingan pertama Grup H yang akan dimainkan pada 15 Juni mendatang di kota Atlanta, Amerika Serikat.
"Lamine tidak akan tampil di pertandingan pemanasan kontra Irak, tetapi jika tidak ada kendala, dia bisa siap tampil pada 15 Juni," ujar De la Fuente seperti dikutip dari ESPN.
Pelatih berusia 64 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tetap berhati-hati dan belum memastikan apakah Yamal akan langsung diturunkan sebagai starter di laga perdana.
"Hal itu bukan berarti dia pasti bermain. Kita lihat saja nanti. Mungkin ia hanya bermain beberapa menit, atau sekadar berlatih agar kondisinya semakin optimal untuk laga kedua. Kami akan terus memantau perkembangannya," lanjut De la Fuente.
Yamal diketahui mengalami cedera hamstring kiri saat memperkuat Barcelona dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Celta Vigo pada 23 April lalu.
Cedera tersebut sempat memunculkan kekhawatiran besar karena pemain berusia 18 tahun itu berpotensi absen di Piala Dunia pertamanya bersama Timnas Spanyol.
Walau tidak ikut tampil menghadapi Irak, proses pemulihan Yamal disebut berjalan sesuai dengan rencana tim medis.
De la Fuente menambahkan bahwa federasi sepak bola Spanyol terus menjalin komunikasi intens dengan Barcelona terkait program rehabilitasi sang pemain.
"Kami bekerja sama dengan klub secara sangat baik. Program yang telah disusun sejak awal terus kami jalankan, dan faktanya kondisi para pemain semakin membaik setiap hari," kata De la Fuente.
Meski demikian, Yamal sebelumnya telah menyampaikan keyakinannya bahwa ia akan pulih tepat waktu dan bertekad memberikan kontribusi maksimal untuk membantu Spanyol merebut gelar juara dunia pertama mereka sejak 2010.
Selain Yamal, Nico Williams juga masih dalam tahap pemulihan cedera hamstring dan diperkirakan baru bisa tampil ketika Spanyol memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026.
Kehadiran Yamal dinilai sangat vital bagi Timnas Spanyol. Pemain yang tampil impresif di Euro 2024 itu diprediksi akan menjadi salah satu tumpuan utama La Furia Roja dalam upaya meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah mereka.
Pada Piala Dunia 2026, Spanyol tergabung dalam Grup H bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay.
Mantan striker PSPS Pekanbaru, Muhammad Isnaini, menjagokan Spanyol sebagai juara di ajang Piala Dunia 2026.
Ia memprediksi bahwa Spanyol dan Belanda akan berhadapan di partai final, dengan La Furia Roja keluar sebagai pemenang.
Menurut Isnaini, yang kini menjabat sebagai Direktur Kompetisi PSSI Riau, sudah saatnya Spanyol kembali meraih kejayaan di turnamen empat tahunan tersebut.
"Spanyol memiliki banyak pemain muda yang terbentuk dari kompetisi liga yang ketat, mayoritas bermain di Liga Spanyol," ujar Muhammad Isnaini, dikutip dari Tribun Pekanbaru.
Eks penyerang PSPS tersebut juga menilai bahwa para pemain muda Spanyol seperti Yamal akan menjadi sorotan utama di Piala Dunia 2026.
"Dengan bakat muda yang mereka miliki dan kecerdikan pelatih Luis de la Fuente, Spanyol akan menjadi kekuatan besar dan berpeluang besar menjuarai Piala Dunia," tambah Isnaini.