Prodi Peternakan Unika Ruteng Peringati Hari Susu Nusantara 2026, Lakukan Program Edukatif
Hilarius Ninu June 04, 2026 03:47 PM

Penulis: Selvianus Hadun

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG– Program Studi Peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng memperingati Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 melalui serangkaian kegiatan edukatif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. 

Mengusung semangat peningkatan kualitas gizi dan pemberdayaan peternak, Prodi Peternakan melaksanakan pelatihan pengolahan pakan ternak, edukasi pangan berbasis susu bagi ibu hamil dan ibu menyusui, serta kampanye konsumsi susu bagi anak-anak sekolah dasar.

Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Paroki Santu Paulus Mano, Kabupaten Manggarai Timur pada 31 Mei 2026 dan SDI Cepi Watu, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur pada 2 Juni 2026.

HSN Menjadi Wujud Kehadiran Kampus di Tengah Masyarakat

Ketua Program Studi Peternakan Unika Ruteng, Maria Tarsisia Luju, S.Pt., M.Pt., (ibu Sisi) menjelaskan bahwa HSN merupakan agenda nasional yang diperingati oleh seluruh Program Studi Peternakan di Indonesia. 

 

Baca juga: Unika Santu Paulus Ruteng Rayakan Dies Natalis ke-67, Tekankan Kolaborasi dan Transformasi Karakter

 

 

Bagi Prodi Peternakan Unika Ruteng, momentum tersebut tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan kesempatan untuk hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat.

“HSN ini merupakan salah satu kegiatan wajib yang dirayakan oleh semua program studi peternakan di Indonesia. Prodi Peternakan Unika Ruteng selalu mengambil momen ini untuk menjadi bagian utuh dari dinamika kehidupan masyarakat,” tutur ibu Sisi.

Ia menambahkan bahwa susu sebagai salah satu produk peternakan memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat

Selaras dengan itu, ia menyampaikan bahwa Prodi Peternakan memiliki tanggung jawab untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait konsumsi susu maupun pengolahan produk pangan berbahan dasar susu.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi kesempatan baik agar Prodi Peternakan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Pelatihan Pakan Fermentasi Bantu Peternak Menekan Biaya Produksi

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan di Paroki Mano adalah pelatihan pengolahan pakan fermentasi berbasis hijauan lokal bagi peternak babi. 

Pelatihan yang dipandu oleh mahasiswa semester VIII Program Studi Peternakan, Yoris Adventen, diikuti oleh 15 peternak babi dari wilayah Paroki Mano.

Kegiatan diawali dengan diskusi mengenai tantangan yang dihadapi peternak dalam pemeliharaan ternak babi. Selanjutnya peserta mengikuti praktik langsung pembuatan pakan fermentasi menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Silvester Karim, salah satu peserta pelatihan menilai metode fermentasi memberikan solusi terhadap tingginya biaya pemeliharaan ternak babi yang selama ini menjadi kendala masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan dosen dari Unika St. Paulus Ruteng karena telah memberikan pelatihan fermentasi pakan ternak babi. Setelah saya mengikuti proses pembuatannya, saya melihat bahwa metode ini tidak menyita banyak waktu dan dapat menekan biaya pemeliharaan,” ujarnya.

Menurut Silvester, selama ini masyarakat cenderung memberi makan ternak berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa memperhatikan kandungan nutrisi pakan. Melalui pelatihan tersebut, para peternak memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya kualitas pakan dalam meningkatkan produktivitas ternak.

“Segala macam daun yang bisa dimakan ternak babi ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pakan fermentasi. Ini sangat membantu kami,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan materi yang lebih luas, termasuk sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan penyakit pada ternak babi.

Edukasi Pangan Berbasis Susu bagi Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Pada waktu yang sama, Prodi Peternakan juga menyelenggarakan pelatihan pengolahan produk pangan berbahan dasar susu yang dipandu oleh Puspita Cahya Achmadi, S.Pt., M.Pt. 

Pelatihan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya konsumsi susu selama masa kehamilan dan menyusui. Selanjutnya peserta belajar mengolah berbagai menu bergizi berbahan dasar susu, seperti bubur susu jagung dan puding susu.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pengetahuan praktis mengenai cara menghadirkan makanan bergizi yang mudah dibuat, terjangkau, dan bermanfaat bagi kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak.

Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Mano, Frans Aci, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pengolahan makanan untuk ibu hamil, balita, dan ibu menyusui dengan bahan dasar susu sangat baik. Ibu-ibu menjadi memahami bahwa susu dapat diolah menjadi berbagai makanan bergizi yang membantu mencegah kekurangan gizi dan stunting pada anak,” tuturnya.


Anak-anak SDI Cepi Watu Diajak Gemar Minum Susu

Rangkaian Hari Susu Nusantara berlanjut di SDI Cepi Watu, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, pada Selasa, 2 Juni 2026. 

Kehadiran rombongan Prodi Peternakan disambut secara adat melalui prosesi tuak kapu oleh keluarga besar sekolah.

Mengusung tema “Edukasi Konsumsi Susu untuk Mendukung Indonesia Sehat dan Produktif”, menyasar siswa kelas I - III sekolah dasar.

Tim Prodi Peternakan memberikan edukasi mengenai manfaat susu bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, edukasi dikemas dalam berbagai perlombaan yang disesuaikan dengan tingkat kelas, yakni lomba mewarnai gambar untuk siswa kelas I, lomba menyusun puzzle bagi siswa kelas II, dan lomba tari kreasi untuk siswa kelas III.

Kegiatan ditutup dengan pembagian susu kepada seluruh peserta sekaligus kampanye minum susu sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

Sekolah Sambut Positif Kampanye Gizi Anak

Kepala SDI Cepi Watu, Korbelia Nas, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan Prodi Peternakan Unika Ruteng.

“Kami sungguh merasa bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini. Selain mengenal Hari Susu Nusantara, siswa-siswa kami memperoleh pengetahuan berharga tentang pentingnya konsumsi susu bagi tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi guru, siswa, maupun orang tua untuk semakin memperhatikan pemenuhan kebutuhan gizi anak melalui konsumsi produk susu.

“Kami berharap akan ada kegiatan-kegiatan lain di masa mendatang bersama Program Studi Peternakan Unika Santu Paulus Ruteng,” tambahnya.

Komitmen Membangun Masyarakat yang Sehat dan Mandiri

Melalui rangkaian kegiatan Hari Susu Nusantara 2026, Program Studi Peternakan Unika Santu Paulus Ruteng menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kesadaran akan pentingnya konsumsi susu dan pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga mendorong pengembangan peternakan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan demikian, Hari Susu Nusantara menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.