Swedia dijadwalkan menjamu Yunani dalam laga persahabatan internasional di Strawberry Arena, Solna, pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 23.00 WIB.
Bagi Swedia, pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026, sementara Yunani tidak berhasil lolos ke ajang tersebut.
Meski tampil kurang meyakinkan di fase grup kualifikasi, Swedia akhirnya lolos ke Piala Dunia melalui jalur play-off berkat performa positif mereka sebelumnya di UEFA Nations League.
Di babak play-off, pelatih anyar Graham Potter membawa Swedia menyingkirkan Ukraina dengan skor 3-1 di semifinal, kemudian menang dramatis 3-2 atas Polandia di final untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia Amerika Utara.
Pada laga terakhirnya, Swedia kalah 1-3 dari Norwegia di Oslo pada Senin lalu. Jorgen Strand Larsen (Crystal Palace) mencetak dua gol dan Antonio Nusa menambah satu gol untuk Norwegia, sementara Swedia hanya mampu membalas lewat gol Alexander Isak di menit ke-76.
Skuad asuhan Potter tergabung di Grup F Piala Dunia bersama Tunisia (15 Juni), Belanda (20 Juni), dan Jepang (26 Juni). Pertandingan melawan Yunani ini akan menjadi kesempatan terakhir untuk menyempurnakan strategi dan formasi sebelum kompetisi dimulai.
Di sisi lain, Yunani yang absen dari Piala Dunia memanfaatkan laga ini untuk mempersiapkan diri menghadapi UEFA Nations League. Selain menghadapi Swedia, mereka juga akan beruji coba melawan Italia pada 7 Juni.
Yunani tergabung di grup Nations League yang cukup berat bersama Serbia, Jerman, dan Belanda, sehingga duel melawan Swedia dan Italia menjadi ajang penting untuk mengasah kemampuan tim.
Ethniki datang ke laga ini setelah menjalani dua pertandingan persahabatan pada bulan Maret, di mana mereka kalah dari Paraguay dan bermain imbang dengan Hungaria.
Dalam sembilan pertemuan terakhir antara kedua tim, catatan keduanya cukup berimbang: Swedia dan Yunani sama-sama meraih tiga kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir mereka terjadi pada Oktober 2021, saat Blagult menang 2-0 atas Yunani.
Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, Swedia menempati posisi ke-38 dunia, sedangkan Yunani berada di peringkat ke-47.
Kiper Kristoffer Nordfeldt dan bek Victor Lindelof diperkirakan akan kembali ke susunan pemain utama Swedia.
Alexander Isak kemungkinan juga tampil sejak awal setelah mencetak gol sebagai pemain pengganti melawan Norwegia. Sementara itu, Viktor Gyokeres berpotensi menjadi cadangan karena baru saja tampil di final Liga Champions bersama Arsenal pada Sabtu lalu.
Dengan absennya Gabriel Gudmundsson akibat cedera hamstring selama enam minggu terakhir, Potter harus menentukan opsi terbaik untuk posisi sayap kiri.
Di kubu Yunani, absennya kapten Tasos Bakasetas membuka peluang bagi Christos Mouzakitis untuk tampil di lini tengah.
Pelatih Jovanovic kemungkinan tidak akan banyak melakukan perubahan setelah hasil imbang melawan Hungaria, meskipun ada sepuluh pemain di skuad yang baru memiliki sepuluh caps atau kurang dan masih membutuhkan pengalaman internasional tambahan.
Swedia: Nordfeldt; Lagerbielke, Hien, Lindelof; Johansson, Bergvall, Svanberg, Karlstrom, Svensson; Isak, Nilsson.
Yunani: Tzolakis; Vagiannidis, Retsos, Koulierakis, Tsimakis; Triantis, Kourbelis; Masouras, Mouzakitis, Tzolis; Pavlidis.
Yunani dikenal dengan sistem pertahanan blok rendah yang disiplin dan transisi cepat di lini tengah. Di sisi lain, Swedia cenderung bermain lebih langsung, dan dengan kehadiran pemain seperti Alexander Isak (Liverpool) dan Viktor Gyokeres (Arsenal), mereka memiliki daya gedor yang berbahaya bagi lawan.
Sportskeeda memprediksi laga ini akan berakhir dengan kemenangan tipis bagi tuan rumah.
Prediksi Skor: Swedia 2-1 Yunani
Sportsmole memperkirakan bahwa beberapa pemain kunci Swedia mungkin akan diistirahatkan, sehingga intensitas permainan mereka bisa menurun. Namun, kualitas tim asuhan Graham Potter masih cukup untuk menahan imbang Yunani yang ingin membuktikan diri.
Prediksi Skor: Swedia 1-1 Yunani
Swedia memiliki motivasi kuat untuk meraih kemenangan karena laga ini menjadi pemanasan terakhir sebelum Piala Dunia dimulai. Graham Potter membutuhkan hasil positif untuk mengembalikan kepercayaan diri tim setelah kekalahan dari Norwegia.
Meski Viktor Gyokeres mungkin tidak tampil penuh, lini depan Swedia tetap solid dengan kehadiran Alexander Isak. Dukungan dari Lucas Bergvall dan Mattias Svanberg di lini tengah juga menambah kreativitas permainan.
Absennya Tasos Bakasetas dapat mengurangi efektivitas serangan Yunani, yang biasanya bergantung pada koneksi antara lini tengah dan lini depan. Bermain di kandang sendiri di Strawberry Arena memberikan keuntungan tambahan bagi Swedia, yang unggul dalam kedalaman skuad.
Prediksi Skor: Swedia 2-0 Yunani