BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan berkaitan tewasnya Norlina (37) warga Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan di area persawahan Dusun Pangkalan, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.
Dari sejumlah saksi polisi masih belum bisa menduga duga dan belum bisa menetapkan tersangka untuk pelaku.
Alasannya, di lokasi minim bukti yang menurujuk ke pelaku.
"Masih bisa dipastikan siapa pelakunya," kata Kasatreskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra, Kamis (4/6/2026).
Disampaikannya alat bukti dan petunjuk masih terus dilakukan pihak penyidiknya bersama penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Setempat.
Baca juga: Terungkap Identitas Mayat Wanita dengan Luka Pada Leher di Pengaron Banjar, Warga Lok Tunggul
Baca juga: Polisi Tepis Tewasnya Ibu 2 Anak di Pengaron Banjar Karena Begal, Sebut Barang Korban Tak Ada Hilang
Dia juga kembali menegaskan jika tidak ada barang korban yang hilang.
Disampaikannya, jika di Tempat Kejadian Perkara (TKP) selain korban hanya ditemukan misalnya sendal dan perlengkapan korban ke sawah.
Kasus tewasnya dia yang juga sebagai petani masih belum terkuak.
Pihak kepolisian juga memintai keterangan pihak yang nemuin jasad yang merupakan suami almarhum, yakni Sur.
Warga di Rt 3, Fahruzi mengatakan jika kasusnya masih ditangani kepolisian.
Adapun soal anak almarhumah, Fahruzi menjelaskan saat ini dirawat oleh kakek dan neneknya di Desa Loktunggul.
Disebutkan dia, jika almarhumah sepengetahuan punya dua orang anak, pertama Sl, 12 tahun dan Ri, 5 tahun.
Adapun suami korban Sur, dan korban keduanya merupakan petani warga desa setempat.
(Banjarmasin Post/Nurholis Huda)