Real Madrid telah mendatangkan beberapa pemain baru untuk mendukung pelatih kepala anyar mereka, Xabi Alonso, namun bursa transfer tidak pernah berhenti bagi klub yang menyebut dirinya sebagai klub sepak bola terbesar di dunia ini.
Laporan pekan ini mengindikasikan bahwa ada potensi kepergian besar dari skuad. Vinicius Junior telah lama dikaitkan dengan kemungkinan pindah dari Real Madrid, dan ketidakpuasannya yang semakin terlihat bisa benar-benar membuka jalan bagi kepergiannya dari Santiago Bernabéu.
Meskipun banyak Madridista mungkin tidak keberatan melihat kepergian pemain yang tampaknya memiliki hubungan kurang baik dengan manajernya dan sering menimbulkan kegaduhan, pemain depan dengan kemampuan yang cukup untuk menjadi kandidat Ballon d'Or pasti akan sulit digantikan.
Jika Vinicius Junior benar-benar meninggalkan Spanyol menuju Manchester City atau klub lain, langkah awal Real Madrid di pasar transfer yang dilakukan jauh hari sebelum jendela musim panas bisa membantu mereka mendapatkan pengganti dengan harga lebih murah.
Gelandang serang Como, Nico Paz, memang bukan pengganti taktis langsung bagi bintang Brasil yang tersisih tersebut, tetapi bisa jadi merupakan tambahan yang sangat dibutuhkan Real Madrid untuk menutupi kontribusi yang ditinggalkan Vinicius.
“Real Madrid berencana memulangkan Nico Paz sebagai rekrutan pertama mereka untuk tahun 2026 seperti yang telah diungkapkan beberapa bulan lalu,” ungkap Fabrizio Romano. “Nico sudah mengatakan YA.”
Los Blancos memiliki klausul pembelian kembali untuk pemain berusia 21 tahun tersebut, yang dijual ke Como oleh Real Madrid pada tahun 2024. Mereka memilih untuk tidak mengaktifkan klausul itu pada musim panas 2025 dan tidak bisa melakukannya pada bulan Januari.
Sebaliknya, Romano menyebut bahwa pemain kelahiran Spanyol yang membela tim nasional Argentina itu akan kembali ke Real Madrid musim panas mendatang.
Paz bukan solusi murah dan instan. Gelandang serang ini memang lebih mudah didapat oleh Real Madrid, tetapi sudah menarik banyak minat dari klub lain di Serie A maupun di Eropa, berkat kemampuannya yang kreatif dan efektif sebagai pemain muda.
Diketahui bahwa Como menolak beberapa pendekatan dari klub lain selama jendela transfer musim panas.
Paz, yang sebelumnya menempati peringkat ke-34 dalam daftar FourFourTwo sebagai remaja paling menarik untuk disaksikan, telah memikat para penggemar di seluruh dunia lewat penampilannya untuk Como di bawah asuhan mantan gelandang Arsenal, Chelsea, dan Barcelona, Cesc Fabregas.
Setelah mencetak enam gol dan memberikan delapan assist dalam 30 penampilan di Serie A musim 2024/25, ia telah menambah lima gol dan empat assist lagi di kompetisi papan atas Italia musim ini.
Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak sekaligus pemberi assist terbanyak di Serie A, serta memimpin liga dalam aksi penciptaan tembakan dan aksi penciptaan gol.
Paz juga menempati posisi kedua dalam statistik Serie A untuk tekel, umpan kunci, dan keberhasilan menggiring bola, menunjukkan bahwa ia merupakan pemain serba bisa dibandingkan Vinicius Junior, sekaligus memperkuat kredibilitasnya sebagai target transfer serius bagi juara Eropa 15 kali tersebut.