Pusat komando dan kendali kapal perusak Amerika Serikat (AS) jadi target Iran.
Angkatan Laut Iran mengklaim bahwa agresi apa pun akan dibalas dengan waktu sesingkat mungkin.
Mengutip Tasnim pada (4/6), kabar ini dirilisnya pada Rabu (3/6/2026) malam.
Dilaporkan bahwa Angkatan Laut Iran telah menyerang pusat komando yang bertanggung jawab atas tindakan agresi terhadap kapal-kapal dagang Iran di Laut Oman.
Kronologinya, beberapa jam sebelumnya, Angkatan Laut Republik Islam Iran langsung menargetkan pusat komando dan kendali di atas kapal perusak AS yang berniat mendekati perairan Iran di Laut Oman.
Tindakan itu dilakukan segera setelah mereka mendeteksi dan mengidentifikasi sumbernya.
Menyusul tindakan agresif, pelanggaran peraturan Selat Hormuz, serta tindakan yang disebut "jahat" terhadap kapal-kapal dagang Iran di Laut Oman oleh militer AS yang juga mereka sebut sebagai "teroris dan agresor".
“Beberapa jam yang lalu, menyusul tindakan agresif, pelanggaran peraturan Selat Hormuz, dan tindakan jahat terhadap kapal-kapal dagang Iran di Laut Oman oleh militer AS yang teroris dan agresor, Angkatan Laut Republik Islam Iran, segera setelah mendeteksi dan mengidentifikasi sumbernya, menargetkan 'pusat komando dan kendali' dari tindakan jahat ini, yang ditempatkan di atas kapal perusak AS yang bermaksud mendekati perairan Republik Islam Iran di Laut Oman,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pernyataan itu menambahkan bahwa pihak Angkatan Laut Iran memantau Amerika-Zionis yang dinilai kriminal dan agresor dengan segenap kemampuan mereka.
Selain itu, pihak Iran juga menegaskan akan membalas dendam sekeras-kerasnya atas darah murni para martir yang gagah berani dari kapal perusak Dena.
Serta akan menghadapi setiap tindakan jahat dalam waktu sesingkat mungkin.
“Angkatan Laut memantau musuh Amerika-Zionis yang kriminal dan agresor dengan segenap kemampuannya dan akan membalas dendam sekeras-kerasnya atas darah murni para martir yang gagah berani dari kapal perusak Dena. Angkatan Laut akan menghadapi setiap tindakan jahat dalam waktu sesingkat mungkin,” tambah pernyataan itu.