Melihat Ruang Mini Studio di Perpustakaan Tenas Effendy Pekanbaru, Nonton Film Sambil Mengedukasi
M Iqbal June 04, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perpustakaan Tenas Effendy Pekanbaru yang berada di bawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru tak hanya menyajikan literasi bacaan. Didalamnya ternyata juga terdapat satu ruangan yang mengedukasi lewat audio visual dengan sejumlah cerita sejarah. Ruangan mini yang didalamnya tercipta antuasias dan dinamika pemikiran.

Ya, bagi sekolah-sekolah di Pekanbaru tentunya telah mengenal Ruang Mini Studio. Atau barangkali ada yang belum mengetahuinya. Satu ruangan khusus yang menjadi jembatan pengetahuan lewat pemuran sejumlah film sejarah yang bertalian dengan kota bertuah.

Ruang yang terletak di lantai dua kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru di Jalan Sutomo ini menyatu dengan perpustakaan. Disana, anak-anak dari berbagai sekolah serta komunitas kerap menjadikannya lokasi berbagi pengetahuan.

Deretan kursi berwarna merah disusun seperti halnya bioskop. Berjarak-jarak menciptakan kenyamanan bagi yang duduk disana. Susunan jejer makin tinggi dibagian belakang makin mempertegas ruangan itu memang untuk menyaksikan sebuah film.

Satu unit proyektor ditempatkan dibagian tengah kursi yang jumlahnya sekira 40 an. Proyektor tersebut dipsisikan sedikit tinggi yang nantinya akan memancarkan cahaya yang nantinya diproyeksikan pada sebuah dinding putih.

Sementara, pada bagian kiri, sebuah meja  yang dibelakangnya juga ditempatkan lemari kecil. Diatas meja terdapat sebuah layar komputer. Sedangkan didalam lemari tersusun sejumlah film yang akan ditayangkan.

Meski sederhana, namun melihat secara keseluruhan ruang mini audio visual tersebut sudah seperti menonton film dengan tawaran kenyamanan.

Seorang pegawai yang mendampingi Tribunpekanbaru.com saat melihat ruang audio mini tersebut, mengatakan pembenahan masih dilakukan untuk melengkapi ruangan.

"Salah satunya jendela yang akan ditutup nantinya. Karena cahaya yang masuk sedikit banyak mengganggu pencahayaan film yang diputar," ungkapnya.

Jendela ruang audio mini tersebut memang lebih besar. Jika melihat dari spesifikasi bangunan memang diperuntukkan untuk pencahayaan. Namun, ketika satu ruangan dipakai untuk ruang audio mini maka tentu harus ditutup agar ruangan lebih gelap hingga pencahayaan dari proyektor bisa lebih fokus.

Ruang Edukasi Kekinian 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si mengatakan ruang audio mini tersebut merupakan salah satu fasilitas yang ada di Perpustakaan Tenas Effendy. 

Dikatakanya, keberadaan ruang audio mini tersebut menjadi jembatan untuk menyampaikannya pengetahuan dan edukasi bagi generasi sekolah dan umum.

"Ruang audio mini ini terbuka. Tentu saja petugas siap untuk memberikan layanan pada penggunaannya," ungkap Amin.

Menurutnya beberapa film yang diputar berisi nilai sejarah, pengetahuan umum, budaya, teknologi yang tentu saja sangat lekat dengan penambahan pengetahuan.

"Kita juga putar film sejarah Pekanbaru, Senapelan. Tentu saja tayangan itu memberikan pengetahuan bagi generasi saat ini dengan melihat Kota Pekanbaru tempo dulu dan sekarang," ujarnya.

Dibeberkan Amin, ruangan dilengkapi dengan komputer, proyektor, sound system, dan akses internet yang sangat memadai untuk presentasi dan diskusi.

Selain nonton bareng, mini studio atau ruang multimedia ini sering dipinjam untuk pertemuan komunitas dan lokakarya.

Untuk menggunakan mini studio ini, sekolah atau komunitas dapat mengajukan peminjaman ruangan kepada pihak pengelola secara gratis.

Dikatakan Amin, untuk lebih memaksimalkan ruang audio mini tersebut pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan. Mulai dari penataan kursi yang sudah ditata nyaman.

Kemudian juga akan dilengkapi nantinya menambahkan kedap suara ruangan, dan peralatan penunjang lainya.

"Alhamdulillah kita sudah sampaikan ke Pak Walikota yang menyambut antusias, memberikan dukungan bagaimana masyarakat Pekanbaru kaya literasi agar Pekanbaru juga semakin baik kedepan, " ujar Amin.

Fasilitas Modern

Perpustakaan Tenas Effendy juga menawarkan fasilitas modern mulai dari Ruang Mini Studio, Ruang Komunal hingga ruang khusus bagi anak-anak, yakni Ruang Kreativitas Anak (RKA) yang bisa dinikmati warga secara cuma-cuma

Dikatakan Amin, pemerintah terus berupaya agar masyarakat tahu bahwa perpustakaan telah berkembang. Tidak hanya tempat meminjam buku saja, tetapi juga tempat pemberdayaan melalui berbagai pelatihan dan kreativitas.

Dari sarana dan prasarana dikelola secara profesional menurut Amin tentu saja akan mendukung minat baca serta peningkatan keterampilan masyarakat agar taraf hidup warga Pekanbaru semakin meningkat.

Terkait dengan keberadaan buku bacaan di perpustakaan Amin menyebutkan proses digitalisasi telah berjalan. Dengan keberadan Perpustakaan Digital (iPekanbaru) dimana bisa membaca ribuan e-book secara online maupun offline melalui aplikasi

Selain itu juga beberapa fasilitas lainnya seperti Ruang Komunal dan Aula , Ruang Kreativitas Anak (RKA).

(Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.