BOLASPORT.COM - Kemenangan Timnas U-19 Indonesia atas Timor Leste pada laga kedua Grup A ASEAN U-19 Championship 2026 menyisakan satu momen yang menjadi perhatian publik.
Timnas U-19 Indonesia memang sukses mengunci kemenangan 3-0 atas Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026) malam WIB.
Sayangnya, laga sempat terhenti gara-gara padamnya lampu stadion saat laga baru berjalan tiga menit.
Dikutip dari Tribun Medan, insiden tersebut terjadi ketika Timnas U-19 Indonesia tengah membangun serangan.
Anak asuh Nova Arianto kala itu mendapatkan peluang mencetak gol melalui situasi lemparan ke dalam jarak jauh.
Saat Fabio Azka akan mengambil eksekusi lemparan ke dalam, lampu stadion mendadak padam sehingga lapangan berada dalam kondisi gelap.
Pertandingan harus dihentikan sementara waktu dan memancing para penonton di stadion untuk bersorak-sorai.
Wasit harus menanti sistem penerangan stadion kembali normal agar laga bisa dilanjutkan.
Beruntung, gangguan penerangan tersebut hanya berlangsung selama lima menit dan pertandingan kembali berjalan normal tanpa kendala berarti.
Usai laga, Nova Arianto selaku pelatih Timnas U-19 Indonesia menyayangkan terjadinya insiden tersebut.
Menurutnya, insiden tersebut tidak seharusnya terjadi di turnamen internasional yang mempertemukan calon pemain hebat Asia Tenggara.
Meski begitu, Nova Arianto masih belum mengetahui penyebab pasti insiden 'mati lampu' tersebut.
"Mengenai mati lampu pastinya menjadi hal yang seharusnya tidak terjadi," ujar Nova Arianto pada konferensi pers usai laga melalui rekaman suara yang diterima BolaSport.com.
"Tetapi ya itu mungkin error-nya di mana saya kurang tahu," imbuhnya.
Nova Arianto bersyukur insiden tersebut terjadi pada menit-menit awal pertandingan.
Menurutnya, insiden tersebut tidak berdampak besar kepada performa anak asuhnya.
Setelah laga kembali dilanjutkan, konsentrasi para pemain tetap terjaga sampai laga berakhir.
Nova Arianto tetap berharap bahwa insiden ini jadi yang terakhir kalinya.
"Tapi secara konsentrasi pemain, karena mungkin masih di menit awal, secara konsentrasi saya pikir tidak ada masalah," ujar asisten pelatih Timnas Indonesia era Shin Tae-yong tersebut.
"Dan harapannya kejadian ini menjadi yang terakhir."
"Karena pastinya ke depan setiap pertandingan harus siap," imbuhnya.
Kemenangan tersebut membuat Timnas U-19 Indonesia masih ada di bawah Vietnam.
Skuad Garuda Nusantara kalah selisih gol dari Vietnam.
Berdasarkan klasemen terkini, Vietnam telah mencetak delapan gol, sedangkan Timnas U-19 Indonesia baru mencetak enam gol.
Kedua tim akan berduel di laga terakhir demi satu tempat di babak semifinal pada Minggu (7/6/2026) malam WIB.
BOLASPORT.COM - Kemenangan Timnas U-19 Indonesia atas Timor Leste pada laga kedua Grup A ASEAN U-19 Championship 2026 menyisakan satu momen yang menjadi perhatian publik.
Timnas U-19 Indonesia memang sukses mengunci kemenangan 3-0 atas Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026) malam WIB.
Sayangnya, laga sempat terhenti gara-gara padamnya lampu stadion saat laga baru berjalan tiga menit.
Dikutip dari Tribun Medan, insiden tersebut terjadi ketika Timnas U-19 Indonesia tengah membangun serangan.
Anak asuh Nova Arianto kala itu mendapatkan peluang mencetak gol melalui situasi lemparan ke dalam jarak jauh.
Saat Fabio Azka akan mengambil eksekusi lemparan ke dalam, lampu stadion mendadak padam sehingga lapangan berada dalam kondisi gelap.
Pertandingan harus dihentikan sementara waktu dan memancing para penonton di stadion untuk bersorak-sorai.
Wasit harus menanti sistem penerangan stadion kembali normal agar laga bisa dilanjutkan.
Masih dari sumber yang sama, lampu stadion kembali menyala setelah laga berhenti sembilan menit.
Pertandingan pun kembali berjalan normal tanpa kendala berarti.
Usai laga, Nova Arianto selaku pelatih Timnas U-19 Indonesia menyayangkan terjadinya insiden tersebut.
Menurutnya, insiden tersebut tidak seharusnya terjadi di turnamen internasional yang mempertemukan calon pemain hebat Asia Tenggara.
Meski begitu, Nova Arianto masih belum mengetahui penyebab pasti insiden 'mati lampu' tersebut.
"Mengenai mati lampu pastinya menjadi hal yang seharusnya tidak terjadi," ujar Nova Arianto pada konferensi pers usai laga melalui rekaman suara yang diterima BolaSport.com.
"Tetapi ya itu mungkin error-nya di mana saya kurang tahu," imbuhnya.
Nova Arianto bersyukur insiden tersebut terjadi pada menit-menit awal pertandingan.
Menurutnya, insiden tersebut tidak berdampak besar kepada performa anak asuhnya.
Setelah laga kembali dilanjutkan, konsentrasi para pemain tetap terjaga sampai laga berakhir.
Nova Arianto tetap berharap bahwa insiden ini jadi yang terakhir kalinya.
"Tapi secara konsentrasi pemain, karena mungkin masih di menit awal, secara konsentrasi saya pikir tidak ada masalah," ujar asisten pelatih Timnas Indonesia era Shin Tae-yong tersebut.
"Dan harapannya kejadian ini menjadi yang terakhir."
"Karena pastinya ke depan setiap pertandingan harus siap," imbuhnya.