Laporan wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Tumpahan oli yang mengotori ruas Jalan KH Wahab Chasbullah, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang pada Kamis (4/6/2026), menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor kehilangan kendali hingga terjatuh.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Jombang pun diterjunkan untuk melakukan pembersihan demi mencegah kecelakaan berlanjut.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Jombang, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa laporan terkait tumpahan oli diterima Pos Damkar Jombang sekitar pukul 09.24 WIB.
Laporan itu datang setelah seorang pengguna jalan yang mengalami insiden melapor kepada petugas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tumpahan oli diduga berasal dari kendaraan yang mengalami kebocoran pada bagian mesin saat melintas di lokasi.
Cairan pelumas tersebut menyebar di badan jalan, sehingga membuat permukaan aspal menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan.
"Setelah menerima laporan, petugas segera berkoordinasi dengan pimpinan dan memberangkatkan satu unit fire pumper truck beserta personel menuju lokasi kejadian," ucap Syamsul saat dikonfirmasi terpisah oleh Tribunjatim.com pada Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Kendarai Motor, Pelajar Gresik Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Bermula dari Senggolan
Tim Damkar tiba sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung melakukan penyiraman serta pembersihan area yang terdampak tumpahan oli.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan sisa pelumas yang menempel di permukaan jalan, dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Proses penanganan berlangsung sekitar satu jam. Petugas memastikan seluruh bagian jalan yang terkena oli telah dibersihkan sebelum kembali ke markas pada pukul 10.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Damkar Jombang turut berkoordinasi dengan petugas BM Lantas serta dibantu warga sekitar lokasi kejadian.
Setelah penanganan selesai, kondisi ruas Jalan KH Wahab Chasbullah kembali aman dilalui kendaraan.
"Kami mengimbau kepada para pengendara agar tetap berhati-hati, dan mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi yang berpotensi licin akibat tumpahan cairan kendaraan," pungkasnya.