Renungan Harian Kristen 6 Juni 2026 - Kemenangan Iman dalam Yesus
Suci Rahayu PK June 05, 2026 04:48 PM

Renungan Harian Kristen 6 Juni 2026 - Kemenangan Iman dalam Yesus

Bacaan ayat: 1 Yohanes 5:3-4 (TB)  Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

Oleh Pdt Feri Nugroho

 

Setelah sekian lama menjadi orang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, seseorang bisa saja mengeluhkan betapa beratnya melakukan perintah Tuhan.

 Perintah Tuhan dinilai terlalu ideal bagi kenyataan kehidupan di bumi.

Terlalu banyak luka dan trauma sehingga akan sulit untuk mengasihi sesama. Hal ini bisa dipahami menimbang hari ini kita masih memakai tubuh manusia lama sehingga segala hal yang menyimpang karena dosa bisa tampil kapan saja dan dimana saja.

Selain itu, selama masih ada di bumi maka berbagai-bagai kejahatan dan penderitaan akan terus merongrong untuk kembali jatuh ke dalam dosa. 

Fakta ini bukan berarti dosa menjadi legal kembali.

Tidak!

Percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat itu berarti telah menyalibkan tubuh dosa dalam Yesus Kristus dan mati dalam kematian-Nya.

Pada saat Yesus bangkit, berarti telah diciptakan kembali dalam kebangkitan-Nya. Itulah kemenangan iman dalam Yesus Kristus. 

Setiap orang percaya telah diciptakan kembali dalam Yesus Kristus sehingga hidupnya tidak lagi dikuasai oleh dosa. Dengan demikian orang percaya tidak lagi menjadi hamba dosa, melainkan menjadi hamba Allah. 

Hidup dibawah otoritas Allah. 

Jatuh dalam dosa bisa saja terjadi, namun orang percaya akan memiliki kemungkinan untuk kembali diperbaharui untuk kembali hidup benar dalam ketaatan kepada Allah.

Selayaknya orang percaya semakin hari dalam hidupnya semakin serupa dengan Kristus.

Seperti seorang yang sedang bersekolah, orang percaya harus naik kelas. Atau seperti game online, orang percaya harus naik level pada level yang semakin tinggi.

Kesulitan akan semakin kompleks. Pada titik tertentu perlu mengulang sebuah level agar terbiasa hidup benar. 

Kemahiran pada sebuah level akan menolongnya meningkatkan level pada tahap yang lebih tinggi. 

Hari ini setelah menjadi percaya sekian lama, bagaimana perjalanan kehidupan kita? Evaluasi diperlukan setiap hari agar menemukan progres yang baru.

Dalam proses tersebut, selalu ingat akan identitas diri sebagai orang-orang yang telah dibenarkan, dikuduskan dan disucikan dalam Yesus Kristus. Paham ini bisa menjadi modal dasar untuk melihat kedepan; bukan ke belakang. 

Cukup lirikan untuk melihat masa lalu dan kembali fokus pada masa depan. 

Orang percaya bukan lagi hamba dosa, meskipun masih bisa berbuat dosa. Ini bukan pembenaran diri. Ini pemahaman diri. Roh Kudus pasti akan menolong. Amin

   Renungan Kristen oleh Pdt Feri Nugroho, GKSBS Siloam Palembang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.