‘Saya tidak percaya bisa memenangkannya’ - Rodri akui Ballon d’Or bukan impian masa kecil dan dukung ‘monster’ Lamine Yamal untuk raih penghargaan tertinggi
Agus Firmansyah June 05, 2026 10:46 PM

Gelandang Manchester City, Rodri, mengakui bahwa memenangkan Ballon d’Or bukanlah impian masa kecilnya karena ia menganggap pencapaian tersebut mustahil untuk diraih. Pemain tim nasional Spanyol itu mengenang kemenangan individunya yang bersejarah sekaligus memberikan dukungan kepada rekan setimnya di level internasional, Lamine Yamal, untuk suatu hari nanti merebut penghargaan individu tertinggi di dunia sepak bola.

Gelandang tersebut mengenang pencapaian bersejarahnya

Rodri meninjau kembali kemenangan besarnya pada Ballon d’Or 2024 dalam sebuah wawancara panjang dengan DAZN. Pemain berusia 29 tahun itu menjalani musim 2023-24 yang penuh trofi, dengan membawa Manchester City memenangkan Liga Primer Inggris, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub. Di level internasional, ia juga berjaya bersama Spanyol dengan menjuarai Euro 2024. Kemenangan individunya membuat Rodri menjadi gelandang pertama yang meraih bola emas bergengsi tersebut sejak Luka Modric dari Real Madrid pada tahun 2018.

Rodri merendah soal ambisi pribadi

Gelandang elegan ini menegaskan bahwa meski ia menghargai pengakuan di tingkat global, penghargaan individu bukanlah motivasi utamanya dalam bermain sepak bola.

Mengenang perjalanannya, Rodri berkata: “Saya tidak akan menyebutnya sebagai mimpi. Saya hanya tidak bisa percaya bahwa saya bisa memenangkannya. Hidup penuh kejutan. Pada dasarnya, saya tidak memberikan arti lebih dari yang seharusnya, meskipun ini hal yang penting.”

“Ini berarti disebut sebagai yang terbaik. Itu adalah konsekuensi dari kerja keras yang dilakukan dengan baik. Saya bersyukur kepada orang-orang yang telah memberikan suara untuk saya dan atas pengakuan ini. Ini sangat istimewa bagi saya dan keluarga saya.”

Yamal didukung untuk kejayaan di masa depan

Bintang Manchester City itu juga memberikan pujian besar kepada pemain muda sensasional Barcelona, Lamine Yamal, yang menempati posisi kedua dalam peringkat Ballon d’Or setahun setelah kemenangan Rodri, di belakang bintang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele.

Banyak yang berharap besar terhadap pemain muda tersebut, dan Rodri yakin rekannya di timnas Spanyol itu akan memenangkan penghargaan tersebut suatu saat nanti. Ia berkata: “Dua pemain Spanyol, satu dari masa kini dan satu dari masa depan. Dia sudah menjadi bintang, tetapi dengan masa depan yang ia miliki, itu sangat luar biasa.”

“Suatu hari nanti dia akan memenangkan Ballon d’Or, dia benar-benar monster. Dia orang yang luar biasa. Saya punya hubungan yang sangat baik dengannya. Banyak orang belum mengenalnya dengan baik. Saya akan mendorong orang untuk mengenalnya lebih dekat. Dia anak yang fantastis.”

Menanggapi anggapan bahwa pemain muda itu mendapat sorotan berlebihan dari media, Rodri menambahkan: “Tidak, saya pikir pemain dengan kaliber seperti dia, yang memiliki kemampuan dan keunikan itu, memang akan mendapat dampak seperti itu, baik positif maupun negatif. Itu bagian dari permainan yang harus dijalani.”

“Dia sangat dewasa. Dalam beberapa hal, orang memiliki persepsi yang keliru tentangnya. Dia anak yang luar biasa. Nilai-nilainya luar biasa untuk anak seusianya. Sangat fokus, sangat matang. Jangan lupa, dia baru berusia 18 tahun, sama seperti kita semua dulu. Saya senang karena dia berkembang sangat pesat.”

La Roja bersiap ke panggung dunia

Tim juara Eropa asuhan Luis de la Fuente kini bertekad untuk membawa dominasi kontinental mereka ke panggung dunia di Piala Dunia. Dengan kekuatan teknis yang luar biasa dipimpin oleh Rodri dan Yamal, Spanyol akan memulai laga Grup H mereka melawan Tanjung Verde di Stadion Mercedes-Benz pada Senin, 14 Juni. Setelah itu, mereka akan menghadapi Arab Saudi dan Uruguay. La Roja harus tampil maksimal sejak awal untuk menunjukkan kredibilitas mereka sebagai kandidat juara turnamen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.