TRIBUN-MEDAN.com - Tersangka korupsi MBG, Sony Sanjaya mengajukan diri menjadi Justice Collaborator dalam praktik korot di Badan Gizi Nasional.
Ia mengakui banyak orang besar di balik jual beli titik SPPG.
Tapi, anehnya, anak dari Sony juga memiliki 7 dapur MBG.
Sony Sonjaya merupakan satu dari tiga tersangka kasus dugaan penyimpangan tata kelola SPPG dalam program MBG.
Ia ditahan bersama Dadan Hindayana mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.
Lewat kuasa hukumnya, Krisna Murti, Sony Sonjaya menyatakan bukan dirinya yang menjadi otak dalam pengaturan dugaan praktik jual beli titik dapur MBG.
Ia merasa terlalu dipojokkan atas tuduhan jual beli dapur MBG yang saat ini menyeretnya ke penjara.
"Selama ini dia dipojokkan bahwa dia adalah yang menjual titik-titik dapur, dia yang menjual, dia yang mempermainkan dapur-dapur itu. Padahal, menurut Pak Sony bahwa beliau dalam tekanan, ada atensi gitu lho. Diatensi oleh nama-nama besar yang akan beliau sampaikan nanti sendiri gitu lho," katanya.
Menurut Krisna, kliennya merasa ada pihak-pihak lain yang lebih berpengaruh dan memiliki peran lebih besar dalam perkara yang kini menyeret tiga mantan petinggi BGN tersebut.
Baca juga: DERETAN Kenderaan Mewah Eks Wamen Imipas Silmy Karim Disita KPK, Berhasilkan Raup Rp234,5 Miliar
Baca juga: Kejagung Dikabarkan Amankan Kajari dan Kasi Pidsus Serdang Bedagai
"Beliau ditekan, bahwa otaknya bukan beliau. Bahwa jangan disangkakan jual dapur-dapur itu adalah beliau," ujar Krisna.
Saat ditanya apakah pihak yang dimaksud berasal dari kalangan politik atau tokoh tertentu, Krisna tidak menjelaskan secara perinci.
Namun, ia menyebut jumlahnya lebih dari satu orang.
"Banyak, Mas, banyak. Nanti beliau akan sebutkan nanti. Banyak tokoh-tokohnya banyak," kata dia.
Krisna mengatakan, pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan Sony mengajukan diri sebagai justice collaborator.
"Semalam sudah dituangkan dalam BAP bahwa Pak Sony akan menjadi justice collaborator. Memang beliau sampaikan sendiri kepada penyidik," ujar Krisna.
Ia menambahkan, tim kuasa hukum berencana mengajukan surat resmi kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), pada Senin (8/6/2026) untuk memohon status JC bagi Sony.
Padahal sebelum ditangkap Sony Sonjaya mengaku bahwa sang anak pun memiliki dapur MBG.
"Saya gak punya. Anak saya punya," katanya.
Rumor beredar bahwa anak Sony memiliki tujuh dapur MBG.
Tapi hal tersebut dibantah.
"Anak saya punya. Gak (tujuh), dua saja," katanya.
Ia menduga tujuh dapur terdiri dari gabungan dengan teman-teman sang anak.
"Tujuh itu mungkin ada kawan-kawannya mau nebeng yayasan ya silahkan. boleh gak sih ? " kata Sony Sonjaya di Youtube Garuda TV yang tayang pada 7 Mei 2026.
Baca juga: Live Score Hasil Timnas Indonesia vs Oman Siapa Menang, FIFA Matchday Live Indosiar
(*/tribun-medan.com)