TRIBUNPRIANGAN.COM – Skuad Persikotas FC akhirnya berhasil lolos dari lubang jarum secara dramatis. Tim kebanggaan warga Kota Resik ini sukses menyegel tiket babak 32 besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah bermain imbang lewat drama enam gol yang mendebarkan.
Bertanding di laga pamungkas babak 64 besar, duel sengit Persikotas FC vs PSN Ngada berakhir dengan skor sama kuat 3-3 di Stadion Amarta, Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2026) sore.
Meski kemenangan di depan mata harus sirna di menit-menit akhir injury time, hasil satu poin ini sudah cukup mengantarkan Laskar Wiradadaha melaju ke babak berikutnya menemani sang lawan.
Berikut ini TribunPriangan.com menyajikan ulasan jalannya laga yang menguras emosi, rincian hujan gol, hingga kalkulasi klasemen akhir Grup F.
Baca juga: Usai Persikotas Lolos ke 32 Besar, Hari Ini Laga Hidup Mati Persigar Garut vs Pasuruan Utd di Liga 4
Drama Hujan 6 Gol: Menegangkan hingga Menit Berdarah
Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Ronny Remon langsung memperagakan permainan cepat dengan intensitas tinggi.
Laskar Wiradadaha yang mengincar poin penuh langsung menggebrak guna membongkar lini pertahanan PSN Ngada.
Kebuntuan pecah cepat pada menit ke-9. Yadi Mulyadi sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Persikotas memimpin 1-0.
Namun, keunggulan itu memicu kebangkitan jawara asal NTT tersebut.
PSN Ngada berbalik menekan dan sukses menyamakan kedudukan lewat gol Lazarus Sinim pada menit ke-39.
Jelang turun minum, tepatnya di masa injury time babak pertama (menit 45+1), gawang Persikotas kembali jebol oleh aksi Heron Ago. Skor 1-2 menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, perjuangan spartan ditunjukkan oleh skuad Laskar Wiradadaha.
Berondongan serangan yang dimotori lini tengah akhirnya membuahkan hasil manis di penghujung laga.
Striker andalan Persikotas, Junjun Junaedi, tampil sebagai pahlawan setelah mencetak brace alias dua gol kilat pada menit ke-83 dan menit ke-89.
Stadion Amarta bergemuruh, Persikotas berbalik unggul 3-2 dan kemenangan sudah berada di depan mata.
Namun sayang, konsentrasi yang buyar di detik-detik akhir membuat semua pemain lemas seketika.
Pada menit 90+4, Lazarus Sinim mencetak gol keduanya sekaligus memutus pesta kemenangan Persikotas.
Skor akhir menjadi imbang 3-3.
Di saat yang sama, pertandingan lain di Grup F yang mempertemukan PS Daygun vs Al Farlaky FC di Stadion Abu Bakrin juga berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hasil ini membuat posisi Persikotas aman di peringkat kedua berkat keunggulan agresivitas gol dari PS Daygun.
Fighter Spirit Luar Biasa, Manajemen Soroti Endurance Pemain
Manajer Tim Persikotas FC, Fajar Hendriawan, menjelaskan bahwa pertandingan akhir ini berjalan sangat seru, menegangkan, sekaligus menyisakan sedikit penyesalan karena kemenangan dramatis harus buyar di menit akhir.
"Meskipun bermain imbang, kita tetap lolos ke babak 32 besar karena menang agregat gol kalau secara regulasi (dibandingkan tim peringkat ketiga)," jelas Fajar saat dikonfirmasi TribunPriangan.com, Jumat malam.
Fajar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain yang tampil habis-habisan di atas lapangan hijau.
"Lebih baik dari match sebelumnya, fighter spirit kelihatan sekali, anak-anak sudah berjuang maksimal. Lawan bermain bagus, tapi permainan kita juga sangat baik karena mampu menjebol tiga gol ke gawang tim sekuat PSN Ngada," tambahnya.
Meski memastikan diri lolos, manajemen menegaskan akan langsung melakukan evaluasi total bersama tim pelatih sebelum mengarungi ketatnya babak 32 besar.
"Evaluasi utama kami adalah masalah endurance (daya tahan fisik) yang sangat terlihat jelas. Pemain masih belum kuat untuk berduel penuh selama 90 menit. Selain itu, antisipasi bola mati lawan juga menjadi poin utama yang bakal diperbaiki ke depan," tegas Fajar.
Klasemen Akhir Grup F Babak 64 Besar
Pos Klub Main Menang Seri Kalah S.Gol Poin
1 PSN Ngada 3 1 2 0 +1 5
2 Persikotas FC 3 0 3 0 0 3
3 PS Daygun 3 0 3 0 0 3
4 Al Farlaky FC 3 0 1 2 -1 1
(*)