TRIBUNJAKARTA.COM - Tangis pemain muda Mathew Baker pecah saat Timnas Indonesia menggilas Oman pada Jumat (5/6/2026).
Ia tidak bisa menyimpan rasa haru saat dipercaya pelatih John Herdman pada menit ke-80.
Mathew Baker menggantikan bek senior sekaligus kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho.
Keputusan Herdman membuat Baker resmi memecahkan rekor sebagai pemain termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia senior dalam usia 17 tahun 23 hari.
Tak hanya itu, rekor itu semakin sempurna setelah Indonesia menang 3-0 atas Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor buruk Indonesia yang tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun.
Debut Baker berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh penyerang muda, Arkhan Kaka.
Kaka sebelumnya memegang predikat debutan termuda saat diturunkan dalam laga melawan Myanmar pada 9 Desember 2024 silam, di mana ia bermain sebagai starter selama satu babak penuh dalam usia 17 tahun 3 bulan 7 hari.
Selain mengungguli catatan milik Arkhan Kaka, pencapaian ini juga menempatkan namanya di atas sejumlah legenda dan bintang besar sepak bola nasional yang juga memulai debut senior mereka dalam usia yang sangat belia:
Baker mengaku momen debutnya tersebut sangat menguras emosi, terutama saat lagu wajib "Tanah Airku" berkumandang usai laga berakhir.
"Perasaan ketika saya masuk sebagai pemain pengganti hari ini tidak terlukiskan. Bahkan sekarang, rasanya masih baru saja meresap," ujar Mathew Baker dikutip dari Tribunnews.com.
Saking emosionalnya, Baker mengungkapkan air matanya nyaris tumpah karena rasa haru yang luar biasa bisa membela panji Merah Putih di level senior.
Atmosfer stadion yang dipadati suporter diakui membuat debutnya menjadi sangat berkesan.
"Saya pikir Anda bisa melihat saat kami menyanyikan 'Tanah Airku', semua emosi saya keluar. Saya sangat bahagia. Kata 'senang' saja tidak cukup," tambahnya.
Selain merefleksikan perasaan pribadinya, Baker juga memberikan apresiasi terhadap standar tinggi yang ditunjukkan oleh rekan-rekannya di skuad senior.
John Herdman memberi kepercayaan kepada Mathew Baker bermain di posisi bek tengah sebelah kiri bersama Kevin Diks dan Elkan Baggott.
John Herdman memiliki alasan mengapa memainkan Mathew Baker di pertandingan besar seperti melawan Oman.
Menurutnya, Baker mampu menunjukkan performa positif selama mengikuti pemusatan latihan (TC) di bawah arahan John Herdman.
Karena alasan tersebut, John Herdman tak menutup peluang Baker akan bermain lagi pada laga melawan Mozambik.
Ia sangat terbuka memberi menit bermain kepada pemain muda di level internasional seperti Baker.
Debut Mathew Baker disambut positif oleh klub yang ia bela saat ini, Melbourne City.
Raksasa A-League itu memberi unggahan bernada bangga karena Baker berhasil mencatat sejarah bagi sepak bola Indonesia.
"Pembuat sejarah!" tulis Melbourne City dalam unggahan Instagram. Mathew Baker mencatat sejarah sebagai pemain termuda di Timnas Indonesia yang melakoni debut.
"Pada usia 17 tahun dan 23 hari, Mathew Baker menjadi pemain termuda yang mewakili Tim Nasional Indonesia." "Baker membuat debut senior-nya dalam kemenangan 3-0 Indonesia atas Oman," tutupnya.
Baker sejauh ini cukup diandalkan oleh tim muda Melbourne City yang berlaga di NPL Victoria.
Meski begitu, ia juga telah mencatatkan debut bersama tim senior Melbourne City saat tampil di Piala Australia pada 30 Juli 2025.
Selain itu, Baker juga sempat masuk ke dalam skuad Melbourne City di AFC Champions League Elite 2025-2026 saat melawan Sanfrecce Hiroshima dan Vissel Kobe.
Mathew Baker, merupakan pemain kelas senior di klub Melbourne City FC, yang termasuk elite tim di A-League Australia.
Di umur yang masih tergolong muda, Mathew Baker berhasil meraih pencapaian luar biasa dengan durasi kontrak selama tiga tahun hingga 2028.
Bahkan, Mathew Baker mendapatkan opsi perpanjangan dua musim tambahan dengan Melbourne City FC.
Dengan bergabungnya Mathew Baker di klub raksasa Liga Australia yaitu Melbourne City FC, menjadi kesempatan emas untuk berkembang dengan standar internasional di usia muda, bahkan menjadi aset berharga bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Mathew Baker bergabung dengan Timnas U-17 Indonesia pada 25 Agustus 2024, dan mengoleksi 16 kali pertandingan dengan mencetak 1 gol untuk Tim Garuda Muda.
Beberapa pertandingan di antaranya adalah Piala AFF U-16 2024, Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 dan Piala Asia U-17 2025.
Klub Mathew, Melbourne City mengalami transformasi besar sejak diakuisisi oleh City Football Group pada tahun 2014.
Sejak saat itu Melbourne City berkembang pesat dan termasuk klub yang memiliki kekuatan dominan di A-League Australia.
Mathew Baker atau kerap disapa Matt Baker merupakan pesepakbola profesional kelahiran Australia kini membela Timnas Indonesia U-16 dan U-17.
Dalam kariernya sebagai pesepakbola Mathew Baker dapat bermain di posisi bek tengah dan gelandang bertahan.
Remaja kelahiran Melbourne, Australia, ini memiliki darah keturunan Indonesia yang berasal dari ibunya.
Tak heran, ia memilih untuk membela Indonesia dalam ajang Piala Asia U-17 2025 meski sempat dipanggil ke Timnas U-17 Australia.
Kariernya diawali dengan bergabung bersama Melbourne City FC U-18 (musim 23/24), Melbourne City U-21 (musim 24/25) dan Melbourne City (musim 25/26).
Bergabung dengan klub raksasa Australia sejak 2021 bersama tim akademik, dirinya mencatatkan debut senior pada Juli 2025 dan tampil penuh di Piala Australia.
(TribunJakarta.com/TribunWow.com/Kompas.com/Tribunnews.com)
Baca juga: UPDATE Transfer: Umuh Muchtar Dapat Bisikan Peralta dan Sidibe, Persib Siap Tikung Persija
Baca juga: ‘Sangat Kecewa’ Jay Idzes Ungkap Kesedihan Tak Bisa Gabung Timnas Indonesia,Absen Bela Garuda di GBK
Baca juga: Bocoran dari Petinggi PSSI: Naturalisasi Belum Prioritas, Timnas Indonesia Digenjot Kekompakan