Hanya Karena Sandal! Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Teman Sendiri, Sempat Koma 5 Hari
Tribun-video June 06, 2026 09:58 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terungkap penyebab atau duduk perkara yang membuat seorang remaja di Surabaya berinisial TJK (19) tewas usai dikeroyok teman-temannya pada Minggu (31/5/2026). Remaja yang baru saja lulus SMA ini sempat dirawat di rumah sakit selama lima hari sebelum  akhirnya mengembuskan nafas terakhir pada Kamis (4/6/2026). Korban diketahui mengalami luka parah hingga tak sadarkan diri atau koma selama lima hari di ruang ICU RSUD dr Soetomo Surabaya.Kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolrestabes Surabaya dan sejumlah terduga pelaku sudah diamankan. Jenazah korban juga dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan autopsi dan visum lanjutan oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya.Hana Novia Kristiani (32), kakak kandung korban meyakini adiknya dikeroyok."Kalau misalnya hanya satu atau dua orang, saya menganggap itu tidak dikeroyok. Tapi jika orangnya itu lebih dari dua orang, saya menganggap itu adalah sebuah pengeroyokan dan motifnya mungkin bisa dikatakan berencana," ujarnya saat ditemui awak media di rumah duka kawasan Jalan Manukan Yoso II, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya, pada Kamis sore. Mengenai dugaan motif pengeroyokan terhadap sang adik, Hana mengaku belum mengetahui secara detail motif utama para terduga pelaku.Namun, dia memastikan duduk perkaranya bukan karena utang piutang.  Hana lalu mengurai kemungkinan penyebab pengeroyokan itu yang diawali dari pertengahan Mei 2026  saat sang adik terlibat permasalahan dengan temannya yang diduga kuat merupakan salah satu terduga pelaku pengeroyokan. Permasalahan tersebut perihal ganti rugi sandal milik terduga pelaku yang sudah dipakai oleh korban.Namun, permasalahan tersebut, ia anggap sudah selesai karena sang adik sudah memberi ganti rugi berupa sandal yang baru. "Kan pada waktu itu juga saya sudah beritika baik untuk mengganti dan mengembalikan dengan sandal baru tapi mungkin dari pihak tersangkanya tidak sesuai dengan kemauannya karena merasa bahwa harganya tidak sesuai dengan yang harga yang sandal yang baru," ungkapnya. Sehingga, Hana merasa persoalan mengenai sandal itu dianggapnya berlebihan jika menjadi motif utama yang mendasari terduga pelaku merencanakan pengeroyokan terhadap korban. "Cuma sangat disayangkan bahwa anaknya akhirnya menjadi emosi bahkan sampai berujung melakukan tindakan anarki yang mana menghilangkan nyawa seseorang hanya karena motif ganti rugi sebuah sandal," katanya. Hana mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari pihak Kepolisian. Beberapa orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap adiknya sudah ada yang ditangkap untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Jadi sampai dengan hari ini juga pelakunya masih dalam proses penyelidikan dan saya sepenuhnya menyerahkan ke pihak yang berwajib," pungkasnya. Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Penyebab Remaja Surabaya Tewas Dikeroyok, Sempat Digeletakkan Sebelum Dibawa ke RS, 5 Hari Koma, https://surabaya.tribunnews.com/surabaya-metro/1941194/penyebab-remaja-surabaya-tewas-dikeroyok-sempat-digeletakkan-sebelum-dibawa-ke-rs-5-hari-koma?page=all.Editor Video: Arie Setyaga HandikaUploader:Website https://jatim.tribunnews.com/Twitter https://twitter.com/tribunjatimFacebook https://www.facebook.com/tribunnewsjatimInstagram https://www.instagram.com/tribun_jatim/#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia #Surabaya #RemajaSurabaya #Pengeroyokan #KasusPengeroyokan #TawuranRemaja #KriminalSurabaya #BeritaKriminal #RemajaMeninggal #KorbanPengeroyokan #ViralSurabaya #JawaTimur #Koma #BeritaViral #TrendingNews #KabarIndonesia
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.