Dewi Temukan Putrinya Tewas Mengenaskan di Dalam Rumah, Banyak Luka Bacok dan Jari Patah
Aloisius H Manggol June 06, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Kasus dugaan pembunuhan menimpa seorang anak perempuan berusia 11 tahun dengan kondisi banyak luka tusuk.

Anehnya, anak tersebut ditemukan meninggal di dalam rumah, pertanyaannya dimanakah orang rumah saat insiden itu terjadi?

Diketahui korban tersebut bernama Bilqis asal Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Baca juga: KRONOLOGI LENGKAP Pembunuhan di Jepang: Agung Tikam Perut Sri Rahayu Berkali-kali Hingga Tewas

Penemuan jenazah anak dugaan pembunuhan tersebut diketahui pada Jumat (5/6/2026).

Ketika ditemukan, banyak luka bekas senjata tajam pada tubuh bocah tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh ibunya, Dewi sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: INGIN DIAJAK BERENANG, Ketut Tersentak Lihat Jenazah Sang Pacar di Buleleng, Tercium Bau Tak Sedap

Banyak Bekas Bacokan di Tubuh Korban, Jarinya Patah

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, membenarkan adanya peristiwa dugaan pembunuhan terhadap anak tersebut.

Aparat kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian yang merupakan rumah serta menyelidiki kondisi korban.

"Benar, ada warga kami yang masih kecil ditemukan meninggal dunia di dalam rumah," kata Aris, Jumat (5/6/2026).

Aris menjelaskan, korban ditemukan dengan sejumlah luka pada tubuhnya.

"Banyak bekas luka, tangan dan muka yang tidak berbentuk, ada jari yang patah dan ditemukan korban masih mengenakan seragam Pramuka."

"Kondisi jenazah sudah banyak bacokan dan sudah kering tapi ada bekas telapak kaki di lantai," ungkap dia.

Korban Anak Tunggal

Menurut Aris, saat kejadian kedua orang tua korban sedang bekerja sehingga korban berada seorang diri di rumah.

"Ibunya pulang dari kerja dari pabrik rokok pulang histeris, kemudian warga mulai berdatangan," kata dia.

Korban diketahui merupakan anak tunggal dari Dewi.

Ayah kandung korban telah meninggal dunia.

Saat ini, sang ibu telah menikah lagi dengan Sukadi dan menempati rumah tersebut sejak sekitar tiga bulan terakhir.

"Kedua orangtuanya sedang kerja, hanya korban di sini dia anak tunggal, ayah kandungnya meninggal dunia kemudian menikah lagi dengan Pak Sukadi," kata dia.

Diduga Korban Pembunuhan

Polisi menduga korban Bilqis (11) meninggal akibat tindak kekerasan berupa pembunuhan.

Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno menjelaskan Bilqis pertama kali ditemukan oleh ibunya, Dewi, sepulang bekerja.

"Yang mengetahui pertama kali, ibu kandung korban dan dalam kondisi mengenakan baju Pramuka," kata Catur, Jumat (5/6/2026).

Polisi segera melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka yang diduga bekas kekerasan.

Ia menambahkan, kondisi tubuh korban yang diduga mengalami kekerasan sudah mengering.

Perkiraan sementara, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00–10.30 WIB.

"Yang jelas kita temukan adanya dugaan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Namun demikian, motif daripada kejadian ini akan menjadi pendalaman kami," ujar Catur.

4 Saksi Diperiksa

Polisi kini mendalami kasus dugaan pembunuhan dengan melibatkan Biddokes Polda Jateng untuk penanganan jenazah.

"Kurang lebih 4 orang kita mintai keterangan. Namun demikian, masih berlangsung. Jadi nanti dari beberapa alat bukti yang sudah kita dapatkan, kita nanti akan lakukan langkah-langkah evaluasi dalam rangka ungkap kasus," pungkas Catur.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.