Angin Kencang di Parepare, Pohon Raksasa Tumbang Timpa Mobil dan Gerobak Es Kopi
Sudirman June 06, 2026 04:22 PM

​TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Pohon berukuran besar di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), tumbang diterjang angin kencang, Sabtu (6/6/2026).

Pohon tumbang itu menimpa satu unit mobil yang sedang terparkir dan sebuah gerobak jualan milik warga.

​Peristiwa di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kilometer 6, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare atau persis di depan kawasan Pekuburan Tionghoa sekitar pukul 11.30 Wita.

Arus lalu lintas Parepare-Sidrap pun sempat tersendat akibat batang dan ranting pohon yang menutup penuh jalan Jalan Poros tersebut.

Kepala BPBD Kota Parepare, Rasdi Gary mengatakan, dirinya langsung mengevakuasi setelah menerima adanya laporan dari masyarakat mengenai adanya pohon tumbang yang menutupi Jalan Poros.

Selain menutup akses jalan poros, pohon tersebut juga merusak properti warga setempat.

Baca juga: Kronologi Kurir di Parepare Dikeroyok hingga Ditabrak Motor, Pelaku Diduga Cemburu Buta

"Satu unit mobil yang tengah diparkir di sekitar lokasi serta sebuah gerobak usaha es kopi dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa dahan pohon," katanya kepada Tribun-Timur.com.

Proses evakuasi dan pembersihan material pohon dilakukan secara kolaboratif guna mempercepat pembukaan kembali jalur Trans Sulawesi tersebut.

Personel gabungan dari TRC-PB Regu 3 BPBD Kota Parepare bahu-membahu bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parepare, serta dibantu warga sekitar.

"Iyya tadi cukup lengkap, ada Damkar dan lantas juga. Karena memang macet ya jadi kami minta bantuan lantas tadi," ungkap Rasdi.

Rasdi mengungkapkan, evakuasi pohon tumbang yang menimpa satu unit mobil itu memakan waktu sekira 30 menit.

Saat ini, kondisi di Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 6 telah kembali normal.

Material pohon yang sempat menutup jalan dan menimpa kendaraan telah dievakuasi seluruhnya oleh petugas.

Arus lalu lintas dari kedua arah kini dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Waktu evakuasi sekitar 30 menit. Tapi Alhamdulillah sudah normal lalulintas, sudah dievakuasi semua," ucapnya.

Rasdi menambahkan, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, namun pemilik mobil dan gerobak jualan yang tertimpa pohon mengalami kerugian materil.

"Tidak ada korban jiwa. Kalau kergiannya masih diitung," jelasnya.

Salah seorang warga sekitar Taufik mengatakan, pohon tumbang tersebut disebabkan terjangan angin kencang.

"Memang kencang angin. Langsung seppo' (jatuh) saja, saya keluar ada mobil yang kena," ujarnya.(*)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.