TRIBUNMANADO.CO.ID,MINAHASA - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) nampak menikmati lomba pacuan kuda, di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sabtu (6/6/2026).
Kuda dipacu cukup kencang oleh para joki.
Mereka berusaha menjadi yang terbaik dalam Seleksi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda 2026.
Baca juga: Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling Hadiri Seleksi Kejurnas Pacuan Kuda di Tompaso
Banyak kuda dan joki dari seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Utara itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga pacuan kuda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai aktivitas yang tercipta dari penyelenggaraan event olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur berharap seleksi Kejurnas dapat melahirkan atlet, joki, serta kuda-kuda pacu terbaik yang mampu membawa nama Sulawesi Utara berprestasi di tingkat nasional.
Menurut Yulius Selvanus, olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Olahraga harus menjadi instrumen pembangunan.
"Selain melahirkan prestasi, kegiatan seperti ini menciptakan perputaran ekonomi, menghidupkan UMKM, meningkatkan sektor perdagangan, transportasi hingga pariwisata daerah," ujarnya.
Ia menilai pacuan kuda di Tompaso selama ini telah menjadi salah satu ikon olahraga dan budaya di Sulawesi Utara.
Setiap penyelenggaraan kejuaraan selalu menarik perhatian masyarakat, pelaku usaha, komunitas olahraga hingga wisatawan yang datang untuk menyaksikan perlombaan.
Tak hanya itu, Gubernur juga menyoroti besarnya dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat apabila Sulawesi Utara dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan berskala nasional maupun regional.
Menurutnya, kehadiran peserta, ofisial, pelatih, dan penonton dari berbagai daerah akan berdampak langsung pada sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga penjualan produk UMKM.
"Ketika Kejurnas dilaksanakan, akan datang begitu banyak orang dari luar daerah. Mereka menginap, berbelanja, menikmati kuliner, mengunjungi objek wisata, dan menggunakan berbagai jasa masyarakat. Inilah multiplier effect yang sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lanjut dia, terus mendorong pengembangan olahraga yang terintegrasi dengan sektor ekonomi dan pariwisata guna membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan event seperti pacuan kuda, diharapkan tidak hanya lahir atlet-atlet berprestasi, tetapi juga tercipta pergerakan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemajuan daerah.
Dari lintasan pacuan kuda Maesa Tompaso, semangat untuk meraih prestasi sekaligus membangun perekonomian daerah terus dipacu menuju Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera. (REN)