Kecelakaan Maut di Randuagung Lumajang, Mobil Elf Hantam Pedagang Mlijo, Korban Tewas di Tempat
Samsul Arifin June 06, 2026 07:33 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM,LUMAJANG - Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil elf dan pengendara sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut menyebabkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden itu menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas di media sosial. Korban yang diduga merupakan seorang pedagang mlijo disebut sedang dalam perjalanan untuk berbelanja kebutuhan dagangan saat kecelakaan terjadi.

Dalam rekaman video yang beredar, mobil elf tampak menyeret sepeda motor yang dilengkapi keranjang atau rombong dagangan milik korban sejauh beberapa meter. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 03.55 WIB.

Setelah kendaraan berhenti, pengemudi dan seseorang yang berada di dalam mobil terlihat turun. Mereka kemudian memindahkan korban beserta sepeda motor ke tepi jalan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian. Polisi masih mengumpulkan data dan keterangan terkait kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

Baca juga: Polres Lumajang Patroli Malam di Jalur Rawan Begal, Gerombolan Remaja Beratribut Pocong Diamankan

CCTV Masjid Rekam Detik-Detik Kecelakaan

Seorang relawan lalu lintas yang mengetahui kejadian tersebut menyebut peristiwa itu terjadi di kawasan Dusun Kletek, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung.

"Tabrak lari, elf tabrak mlijo yang sedang kulakan. Mayitnya digeser di sebelah kiri sama sepedanya beserta keranjangnya. Terus melarikan diri itu yang nabrak," kata relawan lalu lintas kepada media ini.

Menurutnya, ruas jalan di lokasi kejadian memang kerap menjadi titik terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Video itu merupakan CCTV dari dalam masjid," katanya.

Polisi Benarkan Korban Meninggal Dunia

Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Gakkum Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Dendy menjelaskan laporan kecelakaan baru diterima setelah petugas piket Unit Laka Satlantas Polres Lumajang selesai bertugas, sehingga penanganan awal dilakukan oleh Polsek Randuagung.

"Masih di Polsek Randuagung, belum ke sana. Laporannya telat pas yang piket lepas dinas. Jadi pas yang piket lepas dinas, baru dilaporkan," tanggapnya.

Menurut dia, data lengkap terkait identitas korban maupun kronologi resmi masih berada di Polsek Randuagung.

Sopir Elf Dikabarkan Akan Menyerahkan Diri

Lebih lanjut, Dendy menyampaikan informasi sementara yang diterimanya menyebut pengemudi mobil elf tidak melarikan diri usai kecelakaan, melainkan mengamankan diri dan sedang dalam perjalanan menuju Satlantas Polres Lumajang.

Namun, pihak kepolisian masih menunggu kepastian serta data resmi terkait identitas pengemudi maupun kendaraan yang terlibat.

"Perkembangan terakhir, sopirnya dan elf sedang perjalanan menyerahkan diri ke kantor. Untuk datanya masih belum, masih di Polsek Randuagung. Nanti saya kabari," bebernya.

Sementara itu, keluarga korban dikabarkan akan mendatangi kantor Unit Laka Satlantas Polres Lumajang pada Senin mendatang untuk mengurus santunan dari Jasa Raharja.

"Data korban masih di Polsek Randuagung," tuturnya.

Insiden kecelakaan tabrak lari juga terjadi di Gresik, Dua orang remaja menjadi korban jiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Selain itu, terdapat satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Diketahui kecelakaan maut terjadi Jumat (22/5/2026) malam sekitar pukul 19:30 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat nopol W 3642 GC yang ditumpangi tiga remaja, SA (16) asal Wringinanom, MSPR (16) asal Driyorejo, dan KP (15) asal Krian Sidoarjo.

Mereka terlibat kecelakaan dengan truk boks Hino nopol P 8740.UU yang dikemudikan Achmad Dendy Kurniawan (34) asal Sidoarjo.

Kapolsek Wringinanom Iptu Ahmad Fahri membeberkan kronologi kecelakaan maut, sepesa motor Honda Beat melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba motor ditabrak dari belakang oleh kendaraan tak dikenal hingga terjatuh ke jalan.

Saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas truk boks Hino nopol P 8740 UU. Dua korban SA (16) asal Wringinanom dan MSPR (16) asal Driyorejo terjatuh masuk ke kolong truk.

"Kedua korban tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Wringinanom, Iptu Ahmad Fahri, Sabtu (23/5/2026).

Satu korban lain, KP (15) asal Krian Sidoarjo mengalami luka berat di bagian kepala dan dirujuk ke RS Anwar Medika, kemudian kedua korban meninggal untuk penanganan dan visum.

Pengemudi truk, Achmad Dendy Kurniawan warga Sidoarjo, telah dimintai keterangan. Polisi masih mencari pengendara yang diduga menabrak motor dari belakang sebelum kejadian.

Petugas mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi serta melaporkan kejadian ke Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik.

"Kami juga melaporkan ke petugas piket Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik,' imbuhnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.