Juventus dilaporkan tengah mempertimbangkan Mike Maignan sebagai opsi utama jika rencana untuk merekrut Alisson Becker tidak berjalan sesuai harapan. Klub asal Turin itu kini terus mencari penjaga gawang baru untuk memperkuat skuad mereka pada musim panas mendatang.
Tidak hanya Maignan, dua nama lain yakni David De Gea dan Guglielmo Vicario juga masuk ke dalam daftar incaran Bianconeri. Setelah negosiasi dengan Liverpool untuk mendatangkan Alisson menemui jalan buntu, Juventus kini kembali memusatkan perhatian pada De Gea dan Vicario sebagai alternatif yang realistis.
Selain itu, Juventus disebut telah menjalin komunikasi awal dengan kapten AC Milan, Mike Maignan, untuk menjajaki kemungkinan transfer pada musim panas ini. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari rencana besar klub untuk merombak posisi penjaga gawang.
Menurut laporan, Guglielmo Vicario kembali dipertimbangkan setelah transfer Emiliano Martinez dari Aston Villa menghadapi kendala, sementara peluang mendatangkan Alisson semakin kecil. Pembicaraan dengan Tottenham Hotspur mengenai Vicario juga mencakup opsi untuk membahas Destiny Udogie, bek kiri asal Italia yang bisa menjadi solusi jika Andrea Cambiaso hengkang dari klub.
Meski begitu, Juventus tetap mempertahankan minat terhadap David De Gea. Kiper asal Spanyol itu masih menjadi target potensial di tengah kesulitan Juventus menemukan sosok pengganti ideal di bawah mistar. Musim yang berat bagi Michele Di Gregorio semakin memperkuat kebutuhan klub untuk melakukan perombakan besar pada sektor penjaga gawang.
Masa depan Mike Maignan di AC Milan kini menjadi sorotan. Juventus disebut telah melakukan pendekatan awal terhadap kiper asal Prancis tersebut. Ketidakpastian di San Siro, terutama setelah kepergian Igli Tare dan Massimiliano Allegri — dua sosok yang sebelumnya berperan meyakinkan Maignan untuk memperpanjang kontrak hingga 2031 — membuat situasi semakin rumit.
Meski kontak yang dilakukan Juventus masih sebatas penjajakan, langkah ini menunjukkan betapa dinamisnya situasi di Milan. Jika Maignan benar-benar membuka peluang untuk pindah, Juventus bisa menjadi tujuan berikutnya bagi sang kiper berpengalaman itu.
Dalam perkembangan lain, Bayern Munich dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan ayah dari penyerang Juventus, Dusan Vlahovic. Negosiasi awal ini disebut berlangsung dalam beberapa hari terakhir meski hasilnya belum diungkapkan secara detail.
Pembicaraan ini muncul di tengah kabar bahwa negosiasi perpanjangan kontrak antara Vlahovic dan Juventus FC terhenti. Sang penyerang asal Serbia dikabarkan tengah menunggu tawaran resmi dari Bayern Munich maupun FC Barcelona, dua klub yang sedang mencari penyerang baru.
Juventus sendiri telah menetapkan tenggat waktu hingga akhir Mei untuk menentukan masa depan Vlahovic. Dengan berakhirnya masa pinjaman Nicolas Jackson di Bayern Munich, klub Jerman itu kini membutuhkan tambahan tenaga di lini depan.
Selain Vlahovic, pemain sayap Newcastle United, Anthony Gordon, juga menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan Bayern Munich jelang bursa transfer musim panas. Ketertarikan Bayern terhadap Vlahovic semakin kuat karena mereka menilai pemain itu dapat menjadi pengganti potensial bagi Harry Kane jika sang striker Inggris hengkang.
Kontrak Vlahovic di Juventus akan berakhir musim panas mendatang. Ia merupakan pemain dengan gaji tertinggi di skuad Bianconeri saat ini. Situasi tersebut membuat Juventus harus meninjau kembali struktur gaji agar sesuai dengan kemampuan finansial klub.
Vlahovic disebut bisa didatangkan dengan status bebas transfer, yang akan menjadi keuntungan tersendiri bagi klub peminat. Dari sisi taktik, kepindahan ke Bundesliga juga dianggap cocok karena gaya permainan di Jerman yang lebih terbuka sesuai dengan karakteristik ofensif sang striker.
Sejak bersinar di Fiorentina, Vlahovic dikenal efektif beroperasi di sisi lapangan dan memanfaatkan ruang kosong. Namun, hal itu tidak selalu terlihat sejak ia bergabung dengan Juventus, yang cenderung menguasai bola lebih lama. Di Bundesliga, dengan pertahanan tinggi, Vlahovic diyakini bisa kembali bermain sesuai kekuatannya.
Bayern Munich dan Juventus dikabarkan tengah mempertimbangkan kesepakatan pertukaran pemain pada musim panas ini. Kedua klub memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat lini belakang mereka masing-masing.
Bayern baru-baru ini dikaitkan dengan beberapa bek tengah dan bek sayap baru setelah kepergian Raphael Guerreiro di akhir musim. Klub asal Bavaria juga memperkirakan Sacha Boey akan meninggalkan tim setelah menjalani masa pinjaman sukses di Galatasaray.
Dayot Upamecano dan Jonathan Tah saat ini menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Bayern. Namun, jika salah satu dari Hiroki Ito atau Kim Min-jae meninggalkan klub, Die Roten kemungkinan akan mencari bek tengah tambahan di pasar transfer.
Kim Min-jae, yang sempat dikabarkan akan hengkang dalam beberapa jendela transfer terakhir, kabarnya masih puas dengan perannya di skuad sebagai bek ketiga pilihan utama. Meski demikian, kemungkinan kembalinya ia ke Serie A terbuka lebar melalui kesepakatan pertukaran pemain dengan Juventus.
Gleison Bremer disebut menjadi target utama Bayern Munich. Bek asal Brasil itu berpotensi meninggalkan Juventus setelah klub gagal mencapai Liga Champions musim ini. Juventus sendiri dikabarkan siap mendengarkan tawaran masuk untuk Bremer.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, juga dikabarkan tertarik untuk kembali bekerja sama dengan Kim Min-jae, setelah keduanya sukses meraih gelar Serie A saat masih di Napoli. Jika Bayern mendatangkan Bremer, maka Kim bisa menjadi bagian dari pertukaran ke arah sebaliknya.
Bagi Bayern Munich, mendatangkan bek tengah muda bisa menjadi langkah strategis jangka panjang. Meski Bremer telah menunjukkan performa konsisten di Serie A dan menjadi bagian dari skuad tim nasional Brasil di Piala Dunia, usianya yang sudah 29 tahun membuat Bayern mungkin lebih memilih pemain yang lebih muda.
Jika Bayern mencari opsi berpengalaman, nama seperti Ibrahima Konate yang bisa didatangkan dengan status bebas transfer dianggap lebih ideal. Bek asal Prancis itu berusia 27 tahun dan masih memiliki banyak tahun di level tertinggi. Dalam skenario terbaik, Bayern akan memperoleh bek muda yang dapat berkembang menjadi tulang punggung tim dalam beberapa tahun ke depan.