Ragam Budaya Warnai Waisak Nusantara di Jakarta, Gaungkan Toleransi dan Perdamaian
Acos Abdul Qodir June 07, 2026 01:34 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekitar 1.000 umat Buddha menghadiri Perayaan Waisak Bersama Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) DKI Jakarta 2570 Tahun Buddhis/2026 yang digelar di Auditorium Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Perayaan tahun ini mengusung konsep Waisak Nusantara dengan menampilkan ragam budaya daerah serta pesan toleransi dan perdamaian.

Mengangkat tema “Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia”, acara tersebut memadukan rangkaian ibadah Waisak dengan berbagai penampilan budaya dari sejumlah daerah di Indonesia.

Busana tradisional dari berbagai wilayah Nusantara mewarnai jalannya acara. Perayaan juga menghadirkan pertunjukan seni budaya daerah, lagu-lagu Buddhis, pembacaan syair suci Dhammapada, doa bersama, serta sambutan dari tokoh agama, masyarakat, dan pemerintahan.

Bagi umat Buddha, Waisak merupakan hari suci untuk memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yakni kelahiran Pangeran Siddhartha, pencapaian Penerangan Sempurna sebagai Buddha, dan Parinibbana atau wafatnya Buddha Gautama.

Ketua Majelis Buddhayana Indonesia DKI Jakarta, Sujanto Latip, mengatakan konsep Waisak Nusantara lahir dari semangat Buddhayana yang diwariskan Yang Mulia Ashin Jinarakkhita.

Menurutnya, ajaran tersebut menekankan bahwa umat Buddha Indonesia dapat tumbuh sebagai Buddhis Indonesia yang mencintai, menghormati, dan bangga terhadap kekayaan budaya Nusantara.

“Perayaan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi umat Buddha sekaligus wujud nyata toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota,” ujar Sujanto.

Dalam kesempatan itu, Sujanto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendukung rangkaian kegiatan Waisak, termasuk kegiatan yang sebelumnya digelar di kawasan Bundaran HI.

Baca juga: Staf Khusus Menteri Agama Sayangkan Pembubaran Paksa Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk “Illumination of Jakarta, Glow of Peace” dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda spiritual, budaya, dan sosial yang melibatkan umat Buddha dan masyarakat.

WAISAK NUSANTARA - Sejumlah biksu memasuki Auditorium Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, saat menghadiri Perayaan Waisak Bersama Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) DKI Jakarta 2570 Tahun Buddhis/2026, Sabtu (6/6/2026). Perayaan yang mengusung konsep Waisak Nusantara tersebut dihadiri sekitar 1.000 umat dan menampilkan ragam budaya daerah serta pesan toleransi dan perdamaian.
WAISAK NUSANTARA - Sejumlah biksu memasuki Auditorium Prasadha Jinarakkhita, Jakarta, saat menghadiri Perayaan Waisak Bersama Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) DKI Jakarta 2570 Tahun Buddhis/2026, Sabtu (6/6/2026). Perayaan yang mengusung konsep Waisak Nusantara tersebut dihadiri sekitar 1.000 umat dan menampilkan ragam budaya daerah serta pesan toleransi dan perdamaian. (Dok. MBI Jakarta)

Sementara itu, Ketua Panitia Waisak Bersama KBI DKI Jakarta, Irma Gunawan, berharap tema yang diusung dalam perayaan tahun ini dapat menjadi pengingat pentingnya persaudaraan, toleransi, dan kehidupan yang damai di tengah masyarakat.

“Melalui semangat ‘Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia’, Keluarga Buddhayana Indonesia DKI Jakarta berharap perayaan Waisak tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus membangun persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menjaga kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Irma.

Perayaan Waisak Bersama KBI DKI Jakarta 2026 terselenggara melalui kolaborasi berbagai unsur Buddhis, termasuk Sangha Agung Indonesia, Yayasan Buddhayana Indonesia, Wanita Buddhis Indonesia, vihara dan cetiya di Jakarta, serta sejumlah organisasi keagamaan dan elemen masyarakat lintas agama.

Konsep Waisak Nusantara yang diusung tahun ini memadukan unsur ibadah dan kebudayaan dalam satu rangkaian kegiatan, dengan ragam budaya daerah menjadi salah satu ciri utama perayaan yang digelar di Jakarta tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.