TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kondisi di lingkungan tempat tinggal Sarwendah menjadi perhatian serius bagi mantan suaminya, Ruben Onsu.
Pihak Ruben mengaku khawatir dengan lingkungan yang mengelilingi kedua putrinya hingga berencana memperjuangkan hak asuh anak ke pengadilan, terutama setelah munculnya sosok Giorgio Antonio di tengah mereka.
Hubungan antara Ruben Onsu dan Sarwendah pasca-perceraian memanas setelah Ruben mengeluhkan sulitnya akses untuk bertemu dengan kedua buah hatinya.
Saat ini, kedua anak perempuan tersebut memang berada di bawah pengasuhan Sarwendah.
Selain masalah akses pertemuan, Ruben juga mengkhawatirkan perkembangan psikologis anak-anaknya.
Khususnya mengenai pihak luar yang dianggap terlalu ikut campur dalam urusan internal mereka.
Keberadaan pihak luar ini dinilai membawa pengaruh kurang baik.
Salah satu yang disorot adalah munculnya ucapan-ucapan kasar dalam lingkungan tersebut.
Ucapan tidak pantas itu sempat terdengar oleh publik saat ada siaran langsung di media sosial.
Hal ini membuat Ruben cemas dengan pembentukan karakter putrinya.
Faktor lain yang memicu rencana merebut hak asuh ini adalah kedekatan anak-anak dengan Giorgio Antonio.
Giorgio diketahui merupakan kekasih baru dari Sarwendah.
Baca juga: Takut Diboikot, Adik Ruben Onsu Kini Tak Bela Sarwendah dan Pacarnya: Gak Mau, Ngapain Gue Ikutan
Ruben merasa posisi dirinya sebagai ayah kandung mulai terancam oleh kehadiran pria tersebut.
Pertimbangan-pertimbangan inilah yang akhirnya membuat Ruben mengambil langkah tegas.
Ia mulai memikirkan jalur hukum untuk mengambil alih hak asuh anak.
Rencana tersebut kini sedang dipersiapkan oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang.
Minola mengonfirmasi bahwa kliennya sudah memberikan instruksi resmi.
Ruben meminta sang pengacara untuk segera menyusun draf gugatan.
Langkah permohonan hak asuh ini akan didaftarkan melalui jalur pengadilan resmi.
"Ruben meminta saya untuk mulai melakukan upaya memperjuangkan hak asuh di pengadilan, ya," ujar Minola, dikutip dari tayangan YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Minola, keputusan Ruben tidak diambil secara mendadak.
Ada akumulasi dari berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kehidupan anak-anak belakangan ini.
Perilaku lingkungan sekitar dinilai menjadi pemicu utama.
"Karena dengan situasi dan kondisi seperti hari ini, dengan attitude keluarga itu, dengan ucapan-ucapan yang seperti itu, dan kemudian mempertontonkan yang seperti Sarwendah bilang itu," lanjut Minola.
Lebih lanjut, Minola mengkritik keberadaan sosok Giorgio Antonio di rumah tersebut.
Pihak Ruben menganggap status Giorgio belum sah secara hukum pernikahan dengan Sarwendah.
Namun, ia dinilai sudah mendapatkan ruang dan peran yang terlalu jauh.
Baca juga: Sumber Uang Giorgio Antonio Pacar Sarwendah, Ngaku CEO, Perusahaannya Ternyata Ada yang Bangkrut
"Walaupun kita enggak masuk ke ranah pribadi, tapi mempertontonkan bagaimana ada orang yang masih belum resmi kan begitu ya, tapi diperlakukan seolah-olah itu adalah kepala keluarga di rumah itu, dan memberi waktu yang sangat leluasa dengan anak-anaknya Ruben," kata Minola lagi.
Pihak kuasa hukum menilai perlakuan tersebut bisa berdampak buruk bagi anak-anak.
Hal itu dikhawatirkan dapat mengaburkan sosok figur ayah yang sesungguhnya.
Posisi Ruben sebagai ayah kandung ditakutkan akan bergeser.
Minola pun memberikan sebuah pandangan mengenai batasan hubungan ini.
Ia mengingatkan agar orang luar tidak menggantikan peran orang tua kandung.
"Jadi inilah yang saya katakan kemarin itu, jangan jadikan ayah menjadi orang asing dan jangan jadikan orang asing menjadi ayah. Ini sesuatu hal yang sebenarnya tidak tepat," tegas Minola.
Melihat perkembangan situasi ini, Minola menyatakan bahwa peluang gugatan hak asuh sangat besar untuk bergulir.
Selain keinginan pribadi Ruben, ada juga masukan dari opini publik yang memantau kasus ini.
"Nah, jadi dengan kondisi yang seperti ini, dengan desakan masyarakat, akhirnya Ruben meminta saya untuk mengajukan gugatan permohonan hak asuh itu karena dianggap bahwa Sarwendah tidak patut untuk diberikan hak mengasuh anak tersebut," pungkas Minola.