Tak Hanya Lihat Kandungan Gizi, Orang Tua Kini Perlu Cermati Cara Susu Formula Diproduksi
Wiwit Purwanto June 07, 2026 02:32 PM

 

SURYA.CO.ID -  Pemahaman orang tua dalam memilih susu formula kini tidak hanya berfokus pada kandungan gizi yang tertera pada kemasan.

Proses produksi yang dilalui susu sebelum dikonsumsi anak juga mulai menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kualitas dan ketersediaan zat gizi di dalamnya.

Seiring berkembangnya ilmu pangan dan nutrisi anak, inovasi susu formula berbahan dasar susu segar dengan teknologi One-Step Fresh disebut akan segera hadir di Indonesia. Pendekatan ini menawarkan proses produksi yang lebih singkat guna membantu menjaga kesegaran dan kualitas alami susu.

Proses Produksi Berpengaruh pada Kualitas Gizi

Selama ini, banyak orang tua memilih susu formula dengan mempertimbangkan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, hingga berbagai zat gizi tambahan lainnya. Namun, proses pengolahan produk juga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas akhir susu yang dikonsumsi anak.

Baca juga: Jatim akan Impor 1.500 Ekor Sapi Perah dari Australia guna Genjot Produksi Susu

Pada umumnya, susu formula melewati berbagai tahapan produksi, mulai dari pencampuran, pemanasan, homogenisasi, evaporasi hingga pengeringan sebelum menjadi produk siap konsumsi. Meskipun proses tersebut bertujuan memenuhi standar keamanan dan stabilitas produk, pengolahan yang panjang dan intensif dapat memengaruhi struktur alami susu.

Kajian ilmiah menunjukkan bahwa pemanasan berulang dan proses pengolahan yang kompleks berpotensi mengubah struktur protein serta komponen penting lainnya dalam susu.

Perubahan tersebut dapat memengaruhi kualitas kandungan gizi, daya cerna, hingga kemampuan tubuh dalam menyerap dan memanfaatkan nutrisi.

Di sisi lain, penggunaan susu segar yang diolah menjadi susu bubuk melalui satu tahapan produksi dinilai dapat membantu mempertahankan kesegaran bahan baku dan menjaga kandungan gizi alami yang terkandung di dalamnya.

Menurut Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz, kebiasaan orang tua membaca informasi nilai gizi pada label kemasan merupakan langkah penting dalam memilih produk untuk anak.

Baca juga: Investor Baru Masuk, Produksi Susu Sapi Perah Kabupaten Trenggalek Meningkat Ratusan Ton

"Tetapi, kebiasaan ini penting untuk memperhatikan ketersediaan komposisi zat gizi dalam produknya. Perlu diketahui jika nama bahan yang tercantum di urutan pertama pada daftar komposisi mencerminkan kandungan utama dari produk tersebut," tambahnya.

Inovasi One-Step Fresh dan Pentingnya ASI

Perkembangan teknologi pangan mendorong hadirnya pendekatan produksi yang lebih sederhana, terukur, dan tetap mengutamakan keamanan produk. Penelitian terbaru bahkan telah mengembangkan jalur produksi susu formula yang lebih minimal untuk menjaga keamanan mikrobiologis sekaligus menekan perubahan struktur protein selama proses pengolahan.

Pendekatan produksi yang lebih singkat ini membantu menjaga kualitas bahan baku dan meminimalkan perubahan yang dapat terjadi selama proses manufaktur berlangsung. Karena itu, kualitas susu tidak lagi hanya dilihat dari banyaknya zat gizi tambahan yang tercantum pada kemasan, tetapi juga dari bagaimana kandungan tersebut dipertahankan sejak bahan baku hingga menjadi produk akhir.

Meski demikian, Dr. Arif menegaskan bahwa Air Susu Ibu (ASI) tetap menjadi pilihan terbaik bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan.

"Walaupun begitu, Air Susu Ibu (ASI) adalah tetap pilihan terbaik dan harus tetap diutamakan sebagai asupan utama, khususnya untuk bayi usia 0-6 bulan awal kehidupan."

Ia menjelaskan bahwa penggunaan susu formula sebagai pendamping hanya dianjurkan dalam kondisi tertentu yang memerlukan pertimbangan medis. Karena itu, orang tua disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menentukan pilihan nutrisi untuk anak.

Selain memperhatikan kandungan gizi, orang tua juga diimbau untuk memahami komposisi bahan dan proses produksi produk yang akan diberikan kepada buah hati. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.