Mahasiswi Indonesia dan Asing Memeriahkan Acara Budaya di Kagoshima Jepang dalam Welcome Party
Eko Sutriyanto June 07, 2026 09:38 PM

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, JEPANG  – Sebanyak 23 mahasiswa asing dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Pakistan, dan Malaysia, mengikuti acara penyambutan (Welcome Party) yang digelar di kawasan Kuil Inari Kagoshima pada 31 Mei lalu.

Acara yang diselenggarakan oleh International Understanding Program Research Association tersebut merupakan penyelenggaraan ke-21 dan bertujuan memperkenalkan budaya Jepang kepada para  mahasiswa asing yang sedang belajar di Kagoshima University.

Para mahasiswa disambut dengan pertunjukan Satsuma Sendai Odori Taiko, kelompok pemain taiko tradisional dari Kagoshima. Suara tabuhan drum Jepang yang kuat dan penuh energi membuat para mahasiswa terkesan. Mereka ikut bertepuk tangan mengikuti irama musik dan menikmati suasana meriah.

Selain menyaksikan pertunjukan taiko, seluruh peserta juga diajak menari bersama lagu tradisional Kagoshima Hanya-bushi, mencoba memainkan taiko secara langsung, serta berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Sekitar 100 orang turut hadir untuk menyambut para mahasiswa asing, termasuk siswa sekolah menengah atas, anggota komunitas lokal, dan para relawan.

Baca juga: Ragam Budaya Warnai Waisak Nusantara di Jakarta, Gaungkan Toleransi dan Perdamaian

Siswa dari Kagoshima Junshin Girls' High School bertugas sebagai pembawa acara, sementara pelajar dari Meiokan High School memperkenalkan berbagai permainan tradisional Jepang seperti kendama dan ote-dama.

Salah satu peserta dari Indonesia, Najulah (21), mahasiswi tingkat tiga Fakultas Hukum dan Sastra Kagoshima University, mengaku sangat menikmati acara tersebut.

"Kostum dan tata rias kelompok taiko sangat indah. Semua orang berusaha memeriahkan acara sehingga saya bisa menikmati waktu yang sangat menyenangkan," ujar Najulah sambil tersenyum.

Pada kesempatan yang sama, siswa jurusan tata boga tahun ketiga dari Kagoshima Josei High School juga menyiapkan makan siang berupa kari dan salad untuk para peserta.

Salah seorang siswa, Mayuri Ono, mengatakan dirinya senang melihat para mahasiswa asing menikmati hidangan yang telah dipersiapkan dengan penuh perhatian.

Acara tersebut menjadi salah satu bentuk pertukaran budaya yang mempererat hubungan antara masyarakat lokal Kagoshima dan mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di Jepang. 

Dengan mengenalkan budaya tradisional seperti taiko, tarian rakyat, dan permainan tradisional, penyelenggara berharap para mahasiswa asing dapat lebih memahami dan merasakan kehangatan budaya Jepang selama tinggal di Negeri Sakura.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.