Kurangi Sampah ke Bantar Gebang, PPSU Cawang Sulap Daun Kering Jadi Pupuk
Dian Anditya Mutiara June 08, 2026 10:33 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, CAWANG - Kelurahan Cawang mengolah sampah organik berupa daun kering menjadi pupuk kompos sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA Bantar Gebang sekaligus memberikan contoh pengelolaan sampah bagi warga.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cawang, Jakarta Timur mengolah sampah daun atau organik memjadi pupuk, Senin (8/6/2026).

Pengolahan sampah ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam mengurangi volume pembuangan sampah ke TPA Bantar Gebang, Bekasi.

Lurah Cawang, Gia Junian Putranto, menjelaskan pihaknya menjalankan program pengolahan sampah organik sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 mengenai pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya.

"Kami mengolah sampah organik, seperti daun kering yang dikumpulkan PPSU di wilayah menjadi pupuk kompos. Sampah itu juga berasal dari warga Kelurahan Cawang itu sendiri,” jelas Gia. 

Baca juga: Pemprov Siapkan Lomba Pilah Sampah untuk Hotel, Cafe dan Restoran, Pemenangnya Dapat Insentif Pajak

Menurutnya, petugas PPSU Kelurahan Cawang telah menerapkan sistem pemilahan sampah secara ketat.

Termasuk mengelola limbah kemasan dari kegiatan rapat di kantor kelurahan. 

Seluruh hasil olahan ini nantinya akan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lingkungan kantor Kelurahan Cawang.

"Kami juga sudah melakukan pembuatan eco-enzyme dari sisa buah-buahan dan juga sayur-sayuran. Semua hasil dari yang sudah sudah kita olah akan dipergunakan khusus di wilayah Kantor Keluarga Cawang itu sendiri,” tegasnya.

Gia menambahkan, inisiatif pengolahan sampah bukan sekadar tugas administratif, melainkan upaya untuk menjadi contoh bagi masyarakat. 

Selain di tingkat kelurahan, sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah juga telah digencarkan ke seluruh RW di wilayah Cawang, Jakarta Timur.

Baca juga: Luncurkan Gerakan Pilah Sampah, Munjirin Ingatkan Pentingnya Peran Serta Warga

"Jadi kegiatan pengelohan sampah ini sebagai contoh buat warga. Kita harus memulai dari Kantor Kelurahan Cawang, Kelurahan Cawang juga sudah melakukan sosialisasi dan pemilahan sampah kepada seluruh RW yang ada di Kelurahan Cawang,” tuturnya. 

Gia memastikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kelurahan Cawang juga terlibat dalam pemilahan sampah.

Ia berharap program ini berjalan dan dilakukan di masing-masing RW agar volume sampah di Kelurahan Cawang dapat berkurang.

"Saya juga berharap program ini bisa menambah penghasilan bagi warga karena lakukan pengelolaan sampah organik maupun anorganik,” imbuhnya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.