Dana Pusat Belum Cair, 12 Dapur Makan Bergizi Gratis di Muba Setop Operasional
Yandi Triansyah June 08, 2026 05:27 PM

SRIPOKU.COM, SEKAYU — Sebanyak 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba),Sumatera Selatan (Sumsel), menghentikan sementara operasionalnya mulai Senin (8/6/2026). 

Penghentian ini dipicu oleh belum cairnya dana operasional melalui Virtual Account (VA) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Akibat penundaan pencairan dana dari pusat tersebut, distribusi pasokan makanan bergizi kepada ribuan siswa penerima manfaat di sejumlah sekolah di Kabupaten Muba untuk sementara waktu terpaksa ditiadakan.

Koordinator Wilayah SPPG Muba, Oking Chandra, membenarkan bahwa seluruh dapur yang mengalami kendala pendanaan tersebut secara serentak menghentikan aktivitasnya sejak Senin pagi. 

Menurutnya, penghentian sementara ini diambil sebagai langkah kehati-hatian berdasarkan arahan pusat, di mana mitra pelaksana kini dilarang menggunakan sistem dana talangan.

"Karena dana operasional belum masuk, pihak dapur memilih menghentikan sementara kegiatan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Kebijakan ini diterapkan guna menghindari potensi mark up harga maupun masalah administrasi anggaran saat proses pertanggungjawaban," kata Oking pada Senin (8/6/2026).

Hingga kini belum ada kepastian kapan operasional 12 dapur tersebut akan kembali berjalan normal.

Pihak pengelola masih menunggu kebijakan dan instruksi lanjutan dari Badan Gizi Nasional.

Terkait persoalan ini pihak dapur telah menyampaikan informasi tersebut kepada sekolah maupun para penerima manfaat agar dapat mengantisipasi kondisi yang terjadi.

"Untuk sementara kami masih menunggu proses top up dana dari BGN pusat. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi sehingga pelayanan kembali berjalan normal,"jelasnya 

"Sejak Minggu kemarin kami sudah diinformasikan oleh guru bahwa hari Senin anak-anak belum menerima MBG. Orang tua diminta menyiapkan bekal dari rumah untuk sementara waktu. Kami juga belum tahu sampai kapan kondisi ini berlangsung,"ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.