Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo terus mempercepat pelaksanaan sejumlah proyek strategis daerah pada tahun 2026.
Salah satu proyek prioritas yang kini memasuki tahap pelaksanaan adalah peningkatan Jalan Adi Sumarmo di Kecamatan Kartasura.
Setelah melalui proses lelang, proyek perbaikan jalan yang selama ini menjadi salah satu akses utama masyarakat tersebut resmi memasuki tahap penandatanganan kontrak pada Senin (8/6/2026).
Penandatanganan dilakukan antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selaku pengguna anggaran dengan perusahaan pemenang lelang sebagai kontraktor pelaksana.
Tahapan tersebut menjadi penanda bahwa proyek peningkatan Jalan Adi Sumarmo siap dikerjakan dan memasuki tahap pelaksanaan fisik dalam waktu dekat.
Baca juga: Pemkab Sukoharjo Ajukan 320 Formasi CPNS 2026, Sesuaikan Jumlah ASN yang Pensiun
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, mengatakan penandatanganan kontrak merupakan tahapan akhir dari proses administrasi dan lelang sebelum pekerjaan konstruksi dimulai di lapangan.
“Penandatanganan kontrak proyek peningkatan Jalan Adi Sumarmo Kartasura hari ini. Setelah kontrak ditandatangani, pekerjaan dapat segera dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar Bowo, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Sukoharjo mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk mendanai proyek peningkatan ruas Jalan Adi Sumarmo tersebut.
Ruas jalan yang akan ditangani memiliki panjang sekitar 800 meter dan akan mengalami perubahan konstruksi dari perkerasan aspal menjadi cor beton.
Menurutnya, penggunaan konstruksi beton dipilih karena dinilai lebih kuat dan memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan aspal, terutama untuk ruas jalan yang setiap hari dilalui kendaraan berat dengan tonase tinggi.
“Penanganan ruas Jalan Adi Sumarmo dilakukan dengan cor beton agar kondisi jalan lebih kokoh dan tidak mudah rusak. Jalur ini merupakan salah satu akses penting yang cukup padat dan sering dilalui kendaraan besar,” jelasnya.
Sebelum pekerjaan fisik dimulai, kontraktor pelaksana biasanya akan melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi aktual ruas jalan yang akan ditangani.
Baca juga: Pembangunan Masjid Kartasura Sukoharjo Dimulai, Bupati Etik Harap Bisa Jadi Pusat Kegiatan Umat
Survei tersebut juga diperlukan untuk mencocokkan ukuran, titik pekerjaan, serta kebutuhan teknis lainnya agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan.
Bowo menuturkan, peningkatan Jalan Adi Sumarmo tidak hanya bertujuan memperbaiki kualitas infrastruktur jalan.
Tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercantik wajah Kecamatan Kartasura sebagai salah satu kawasan strategis di Kabupaten Sukoharjo.
Selama ini Jalan Adi Sumarmo merupakan salah satu koridor utama yang menghubungkan Kartasura dengan wilayah Kota Solo dan kawasan Bandara Adi Soemarmo.
Kondisi jalan yang baik dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kelancaran arus transportasi.
“Perbaikan Jalan Adi Sumarmo merupakan salah satu proyek strategis yang menjadi fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung penataan kawasan Kartasura,” katanya.
Lebih lanjut, Bowo mengungkapkan pembangunan Jalan Adi Sumarmo merupakan bagian dari paket penataan wilayah Kartasura yang menjadi perhatian khusus Pemkab Sukoharjo sepanjang tahun 2026.
Baca juga: Momen Pemkab Sukoharjo Gelar Korve dan Aksi Tanam Pohon di Batu Alam Seribu Gentan Bulu
Selain proyek peningkatan jalan, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan masjid di kawasan bekas Terminal Kartasura.
Lokasi yang selama ini terbengkalai tersebut direncanakan disulap menjadi kawasan yang lebih representatif dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, Pemkab Sukoharjo juga akan melakukan rehabilitasi Pasar Kartasura untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung sekaligus memperkuat fungsi pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“Ada tiga proyek strategis yang saat ini menjadi fokus di wilayah Kartasura, yaitu peningkatan Jalan Adi Sumarmo, pembangunan masjid di eks Terminal Kartasura, dan rehabilitasi Pasar Kartasura. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.
Dengan dimulainya proyek peningkatan Jalan Adi Sumarmo, masyarakat Kartasura diharapkan segera merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur yang lebih baik.
(*)