Ribuan Jemaah Haji Tuban Pulang, 4 Orang Masih Tertinggal Jalani Perawatan di Arab Saudi
Samsul Arifin June 08, 2026 07:32 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Suasana haru dan bahagia menyelimuti kepulangan ribuan jemaah haji asal Kabupaten Tuban ke tanah air.

Tapi masih ada empat jemaah yang belum dapat kembali bersama rombongan.

Mereka harus menjalani perawatan kesehatan lanjutan di Makkah, Arab Saudi, sehingga proses pemulangan ditunda hingga kondisi mereka dinyatakan membaik.

Meski sebagian besar jemaah telah tiba dengan selamat di daerah asal, keberadaan empat jemaah yang masih dirawat menjadi perhatian penyelenggara haji.

Pemerintah memastikan seluruh proses pendampingan dan pemantauan kesehatan tetap dilakukan hingga mereka dapat dipulangkan ke Indonesia.

Keempat jemaah tersebut berasal dari beberapa kelompok terbang (kloter) yang memberangkatkan jemaah haji asal Tuban pada musim haji 2026. Mereka saat ini masih berada di bawah pengawasan tim medis di Arab Saudi.

Di sisi lain, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini bagi Kabupaten Tuban mencatatkan capaian positif. Seluruh jemaah yang berangkat berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Keberhasilan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga jemaah maupun pemerintah daerah, terlebih Kabupaten Tuban mencatatkan nihil jemaah meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2026.

Empat Jemaah Masih Menjalani Perawatan di Makkah

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abd Ghofur, akibat kondisi kesehatan tersebut pemulangan empat jemaah akan ditunda hingga kondisi mereka membaik.

“Masih ada empat jemaah yang tertinggal di Makkah untuk mengikuti perawatan kesehatan berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ghofur mengungkapkan bahwa keempat jemaah tersebut nantinya akan dipulangkan melalui kelompok terbang (kloter) berikutnya setelah mendapatkan izin dari tim medis.

“Empat jemaah yang tertinggal ini nanti akan kita tanazulkan. Artinya, kita ikutkan pemulangan di kloter-kloter berikutnya,” imbuhnya.

Baca juga: Rombongan Haji Ponorogo Tiba, 2 Jemaah Lansia Dilarikan ke RSUD dr Harjono Menggunakan Ambulans

Akan Dipulangkan Bersama Kloter Berikutnya

Ghofur merinci, satu jemaah yang masih dirawat berasal dari Kloter 26, dua jemaah dari Kloter 28, dan satu jemaah dari Kloter 29. Sementara itu, seluruh jemaah yang tergabung dalam Kloter 27 telah kembali ke Indonesia bersama rombongan.

Menurutnya, mekanisme tanazul menjadi solusi bagi jemaah yang belum memungkinkan untuk mengikuti jadwal kepulangan sesuai kloter asal karena alasan kesehatan maupun kondisi tertentu lainnya.

Pihak penyelenggara juga terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi guna memastikan kondisi keempat jemaah tersebut sebelum diberangkatkan pulang ke tanah air.

Haji 2026 Tuban Catat Hasil Positif

Meski masih terdapat empat jemaah yang menjalani perawatan, Ghofur menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 bagi Kabupaten Tuban tetap mencatatkan hasil yang menggembirakan.

Alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya itu menyebut seluruh jemaah haji asal Tuban berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dari total 1.645 jemaah haji asal Kabupaten Tuban, seluruhnya berhasil menuntaskan ibadah haji dengan catatan nihil jemaah meninggal dunia selama berada di Arab Saudi. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan haji tahun ini bagi Kabupaten Tuban.

Bergeser di Lamongan, Proses kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, resmi dimulai dengan kedatangan Kloter 30 yang dijadwalkan tiba pada Senin (8/6/2026) malam di tanah air. 

Setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci, para jemaah diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya sebelum akhirnya disambut keluarga di titik KBIHU masing-masing sekitar pukul 21.15 WIB. 

Skema penyambutan juga telah dipersiapkan secara matang oleh Kemenhaj Lamongan bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan memastikan seluruh tahapan penyambutan jemaah telah dipersiapkan guna menjamin proses kepulangan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, menyampaikan rasa syukur sekaligus doa terbaik bagi seluruh jemaah yang akan kembali berkumpul bersama keluarga di tanah air.

“Semoga diberikan kelancaran, keselamatan, kesehatan, dan kemabruran haji Kabupaten Lamongan,” ujar Abdul Ghofur, Senin (8/6/2026) siang.

Menurutnya, berbagai persiapan teknis telah dimatangkan bersama sejumlah pihak terkait untuk mengantisipasi kendala saat proses penjemputan jemaah berlangsung.

“Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab dan KBIHU untuk mematangkan alur penjemputan di Debarkasi Surabaya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” jelasnya.

Abdul Ghofur menambahkan, skema kepulangan jemaah Kloter 30 nantinya akan langsung diarahkan menuju titik Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) masing-masing.

Titik tersebut merupakan lokasi yang sebelumnya juga digunakan saat pemberangkatan para jemaah menuju embarkasi haji.

Berdasarkan data jadwal kedatangan, Kloter 30 diberangkatkan menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 5328.

Pesawat dijadwalkan bertolak dari Jeddah pada Senin dini hari pukul 00.55 WIB dan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya sekitar pukul 18.15 WIB.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.