SERAMBINEWS.COM - Israel menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap Hizbullah di Lebanon, bahkan mengancam menjadikan Beirut sebagai target jika wilayah Israel diserang.
Pernyataan keras itu disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz. Ia menegaskan bahwa militer Israel tidak akan ragu menyerang benteng Hizbullah di kawasan Dahiyeh, Beirut selatan, bila kelompok tersebut menargetkan komunitas Israel di wilayah utara.
“Dahiyeh di Beirut akan diperlakukan sama seperti komunitas Israel di utara. Setiap serangan terhadap wilayah utara Israel akan berujung pada serangan di Dahiyeh,” kata Katz, Senin.
Ia menambahkan, tentara Israel akan terus beroperasi di Lebanon untuk menghantam apa yang disebutnya sebagai “organisasi teror Hizbullah”, serta menolak mentah-mentah ancaman yang dilontarkan Iran.
Baca juga: 392 Prajurit Kodam IM Tiba di Aceh, Usai Tuntaskan Misi Damai di Lebanon
“Setiap upaya Iran untuk mengaitkan Lebanon dengan Iran dan menyerang Israel akan ditanggapi dengan kekuatan besar, seperti yang terjadi kemarin,” ujar Katz, merujuk pada eskalasi serangan terbaru.
Di antara korban tewas terdapat Ali Muhammad Dahini dan putranya, Rabih, warga kota Toura.
Tim Pertahanan Sipil Lebanon bersama Asosiasi Ambulans Kesehatan Al-Risala mengevakuasi korban tewas dan luka-luka ke sejumlah rumah sakit setempat.
Dengan insiden ini, total korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon selatan pada hari yang sama dilaporkan mencapai sedikitnya 10 orang.
Sebelumnya, Iran telah memperingatkan akan memberikan respons terhadap setiap agresi lanjutan Israel di Lebanon, termasuk serangan di wilayah selatan negara itu yang selama ini menjadi pusat ketegangan.(*)