Truk Muatan Tebu Terguling di Depan Gacoan Ngunut Tulungagung, Diduga Berawal Ban Pecah
faridmukarrom June 09, 2026 09:45 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - Sebuah truk yang mengangkut muatan tebu mengalami kecelakaan hingga terguling di wilayah Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, pada Senin (08/06) malam.

Peristiwa itu diketahui terjadi di depan Mie Gacoan Ngunut.

Akibat kejadian tersebut lalu lintas sempat macet,

Hal ini disebabkan pengguna jalan datang untuk melihat truk tebu yang terguling saat melintas di lokasi kejadian.

Baca juga: Teror Ketukan Pintu Misterius Guncang Sendang Tulungagung, Warga Siaga Ronda Malam

Video truk tebu terguling diketahui diunggah oleh akun sosial media @Eksis Tulungaggung.

Diduga truk alami pecah ban pada bagian kiri. Akibatnya kendaraan alami oleng hingga terguling tepat di depan resto mie gacoan.

Kecelakaan Elf Terguling di Kediri

Sementara itu niat berwisata ke Pantai Mutiara Trenggalek berubah menjadi musibah bagi rombongan penumpang mobil Elf yang mengalami kecelakaan di Jembatan Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Senin (1/6/2026).

Kecelakaan yang melibatkan mobil Elf AG 7162 AA dan sebuah mobil Kijang berwarna biru tua itu menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan wisatawan tengah menempuh perjalanan menuju kawasan pantai di Kabupaten Trenggalek.

Saat melintas di Jembatan Maesan, mobil Elf yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan kepada para korban. Benturan keras membuat mobil Elf mengalami kerusakan cukup parah hingga menyulitkan proses evakuasi penumpang.

Surahman, warga setempat yang membantu evakuasi korban, mengatakan kendaraan Elf melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali. Menurutnya, pengemudi tidak mampu menguasai kendaraan ketika memasuki area jembatan.

"Mobil Elf dari arah utara berjalan kemungkinan di atas 80 kilometer per jam. Dari arah utara di Jembatan Maesan tiba-tiba oleng. Mobil Kijang dari arah berlawanan sudah menepi, tetapi tetap terjadi tabrakan," kata Surahman.

Akibat benturan tersebut, sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan sempat terjebak di dalam kendaraan. Warga bersama pengguna jalan lain kemudian berupaya mengeluarkan korban satu per satu.

Karena pintu kendaraan tidak dapat dibuka akibat kerusakan setelah terguling, proses penyelamatan dilakukan melalui jendela mobil. Evakuasi berlangsung cukup dramatis hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan.

Di sisi lain, rekaman kamera pengawas yang beredar di sekitar lokasi turut memberikan gambaran awal mengenai kronologi kecelakaan. Berdasarkan pengamatan warga, mobil Elf diduga sempat mencoba mendahului kendaraan lain sebelum tabrakan terjadi.

"Dari video terlihat Elf melaju kencang, tetapi tidak nutut untuk kembali ke jalur, sementara ada Kijang dari arah berlawanan. Akhirnya bertabrakan di bagian samping kendaraan," kata Nanang, warga yang melihat rekaman tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke RS Arga Husada Ngadiluwih untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Maesan sempat tersendat akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian sebelum akhirnya kembali normal setelah proses evakuasi selesai.

(tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.