Scoot Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura-Lombok Menjadi 10 Kali Sepekan
Idham Khalid June 09, 2026 10:21 AM

 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Maskapai penerbangan Scoot resmi menambah frekuensi penerbangan rute Singapura - Lombok pulang-pergi dari sebelumnya empat kali per minggu menjadi 10 kali per minggu mulai Juni 2026.

Penambahan frekuensi tersebut memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan bagi masyarakat, wisatawan, maupun pelaku usaha yang melakukan mobilitas antara Singapura dan Lombok.

Dengan jadwal baru tersebut, layanan penerbangan Scoot kini tersedia setiap hari, bahkan pada hari-hari tertentu melayani lebih dari satu penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Aidhil Philip Julian, menyambut positif peningkatan frekuensi penerbangan tersebut. Menurutnya, langkah Scoot menjadi indikator meningkatnya kepercayaan maskapai terhadap potensi pasar penerbangan internasional di Lombok.

"Penambahan frekuensi penerbangan Scoot ini merupakan kabar baik bagi masyarakat dan sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat. Selain memberikan lebih banyak alternatif jadwal perjalanan bagi pengguna jasa, peningkatan frekuensi ini juga menjadi indikator positif terhadap permintaan perjalanan internasional dari dan menuju Lombok," ujar Aidhil dalam keterangan resminya, (9/6/2026).

Scoot mengoperasikan layanan penerbangan Singapura–Lombok (PP) dengan total 10 frekuensi per minggu dengan jadwal sebagai berikut:

Lombok - Singapura Schedule Time of Departure (STD)

- 09.35 WITA = Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat & Minggu;

- 17.25 WITA = Selasa & Sabtu;

- 18.55 WITA = Rabu & Jumat.

Singapura - Lombok Schedule Time of Arrival (STA)

- 09.00 WITA = Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat & Minggu;

- 16.50 WITA = Selasa & Sabtu;

- 18.20 WITA = Rabu & Jumat.

Menurut Aidhil, peningkatan frekuensi penerbangan internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat aksesibilitas Lombok sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Baca juga: Scoot Tambah Pesawat Embraer E190-E2 untuk Meningkatkan Konektivitas Jaringan

Selain mendukung sektor pariwisata, konektivitas yang semakin baik juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan perdagangan, investasi, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya di Nusa Tenggara Barat.

Dengan bertambahnya jumlah penerbangan langsung ke Singapura, Lombok kini memiliki akses yang semakin luas ke salah satu hub penerbangan internasional terbesar di kawasan Asia Tenggara, yang dapat membuka peluang lebih besar bagi kunjungan wisatawan mancanegara maupun pengembangan sektor ekonomi daerah.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.