TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pantai Sindulang yang ada di Kecamatan Tuminting, Kota Manado, mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Pasalnya, saat sore hari banyak kawula muda yang nongkrong sambil menikmati cantiknya senja di pantai Sindulang.
Pantai yang dekat dengan jembatan Soekarno ini mulai diincar para penikmat kopi disore hari.
Baca juga: Daftar Rumah Warga dan Bangunan di Sangihe Rusak Terdampak Gempa, Berikut Ini Data Basarnas Manado
Sayangnya, keindahan senja di pantai Sindulang Manado sedikit tercemar.
Hal ini karena banyaknya sampah plastik yang ada di pantai Sindulang.
Keluhan pun datang dari para pengunjung yang datang ke Pantai Sindulang.
Artur salah seorang warga mengaku air laut yang ada di pantai Sindulang sudah tercemar.
"Senjanya cantik, tapi air lautnya tidak," kata ayah satu orang anak itu ketika ditemui, Senin 8 Juni 2026 di pantai Sindulang.
Ia mengaku di bibir pantai banyak sekali sampah plastik hingga potongan kayu.
"Ini jadi ironi, karena tempat secantik ini tapi tercemar sampah," tutur dia.
Keluhan senada diakui Sebastian warga Mapanget.
Ia mengaku tak mengizinkan anaknya mandi di pantai Sindulang.
"Takut saja, karena airnya kotor. Selain itu banyak sampah juga," tegasnya.
Sebagai salah satu ikon wisata di Manado, pria 44 tahun ini berharap ada langkah nyata dari Pemkot Manado.
"Lihat saja banyak sampah di tepian pantai. Kami yang warga Manado saja tak berani mandi, apalagi wisatawan luar," cetusnya.
"Semoga kedepannya ada terobosan dari Pemkot Manado agar pantai ini bisa lebih bersih," tandasnya. (Nie)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini