SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengamankan Bupati Muara Enim Edison saat OTT, pada Senin (8/6/2026) telah membawa bersama Edison bersama sembilan orang lainnya ke Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Informasi dihimpun, Edison bersama pihak yang diamankan dibawa ke Jakarta via pesawat, Selasa (9/6/2026).
"Benar mas, tadi flight jam 6.15 WIB," ujar Juru bicara KPK, Budi Prasetyo saat dikonfirmasi.
Baca juga: Tiga Kali KPK Tangkap Bupati Muara Enim, Berikut Daftar Bupati Muara Enim Tersandung Kasus Korupsi
Pantauan Tribunsumsel.com dan Sripoku.com tadi malam, empat mobil yang diduga digunakan penyidik KPK terparkir di belakang gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Terlihat pula mobil Patwal Polres Muara Enim yang mengawal mobil tersebut.
Dari hasil OTT, penyidik KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta.
Baca juga: Penampakan Rumah Mewah H Edison Bupati Muara Enim yang Kena OTT KPK, Sudah Lama Tinggal di Palembang
"Barang bukti terinformasi ada uang tunai ratusan juta rupiah," katanya.
Sementara itu, pasca penangkapan Bupati Muara Enim Edison bersama pejabat Pemkab Muara Enim lainnya kondisi rumah dinas Bupati Muara Enim tampak sepi tidak seperti biasanya.
Dari pengamatan dan informasi yang dihimpun dilapangan, Selasa (9/6/2026), tampak dari kejauhan situasi kondisi rumah dinas sepi tidak ramai seperti biasanya.
Terlihat pagar besiaipun portal penutup rumah dinas Bupati yang biasanya terbuka lebar terlihat tertutup.
Untuk kegiatan Pemkab Muara Enim terlihat sepi di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim. Namun untuk penjagaan masih tetap dijaga oleh Sat Pol PP Muara Enim.