Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Kebahagiaan tengah dirasakan Muhammad Husnayen Gothopan atau yang akrab disapa Thopan asal Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Atlet muda cabang olahraga petanque itu berhasil diterima di SMAN 1 Ciamis yang merupakan Sekolah maung melalui jalur prestasi non-akademik.
Keberhasilan tersebut menjadi momen istimewa bagi Thopan karena SMAN 1 Ciamis merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupaten Ciamis.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga bisa diterima di SMAN 1 Ciamis. Saya masuk melalui jalur non-akademik dari prestasi olahraga petanque," ujar Thopan, Senin (8/6/2026).
Petanque merupakan olahraga tradisional asal Prancis di mana pemain melempar bola logam (boule) sedekat mungkin ke bola target kecil yang terbuat dari kayu atau plastik, yang biasa disebut jack atau cochonnet.
Baca juga: BREAKING NEWS: Puluhan Ortu Siswa Serbu Kantor Disdik Jabar Buntut Karut Marut SPMB Sekolah Maung
Menurutnya, diterima di Sekolah Maung bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga tantangan untuk terus berkembang dan berprestasi.
Alumni SMPN 1 Baregbeg Ciamis itu berharap dapat mempertahankan prestasi yang selama ini diraih sekaligus bisa membawa nama baik sekolah dalam berbagai ajang kompetisi.
"Semoga saya bisa terus termotivasi untuk belajar, berprestasi, dan menjaga nama baik almamater," katanya.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat dukungan penuh dari orang tuanya, Lia Yulisma.
Ia mengaku selalu berusaha mendukung minat dan bakat anaknya, termasuk di bidang olahraga yang akhirnya mengantarkan Thopan masuk ke sekolah impiannya.
"Sebagai orang tua, saya hanya bisa mendukung dan memberikan semangat terhadap apa yang menjadi cita-cita anak, terutama dalam pendidikan," ujarnya.
Lia berharap SMAN 1 Ciamis terus menjadi sekolah yang mampu mencetak generasi unggul dengan memberikan ruang bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai bakat dan potensinya.
Baca juga: Hasil SPMB Sekolah Maung 2026 Resmi Diumumkan, 38 Ribu Lebih Pendaftar Rebutan 18 Ribu Kursi
"Pendidikan unggul bukan hanya tentang menerima siswa terbaik, tetapi juga bagaimana membina seluruh peserta didik agar berkembang sesuai potensi dan karakter mereka masing-masing," katanya.
Ia pun berpesan kepada putranya agar selalu meluruskan niat dalam menuntut ilmu.
"Saya selalu berpesan kepada anak agar meniatkan belajar semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Mudah-mudahan ilmu yang didapat menjadi berkah dan bermanfaat," ucapnya.
Bagi Thopan, langkahnya menjadi bagian dari Sekolah Maung baru saja dimulai. Dengan bekal prestasi olahraga dan dukungan keluarga, ia berharap dapat menorehkan prestasi baru sekaligus mengharumkan nama SMAN 1 Ciamis di masa mendatang.(*)