Ini Respons Terbaru DPRD Nunukan soal Jalan Yamaker jadi Langganan Banjir
Amiruddin June 09, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Simak respons terbaru DPRD Nunukan soal Jalan Yamaker yang kerap jadi langganan banjir.

Keluhan warga Jalan Yamaker, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, soal banjir yang tak kunjung teratasi, akhirnya mendapat sorotan serius dari DPRD Nunukan. 

Setiap kali hujan deras turun, genangan air kembali merendam kawasan tersebut hingga masuk ke permukiman warga.

Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Hj Arpiah, mengungkapkan penyebab utama banjir diduga berasal dari kondisi drainase yang rusak, dan tidak mampu mengalirkan air secara optimal.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sejumlah saluran drainase di sepanjang Jalan Yamaker mengalami kerusakan, sehingga air hujan tidak dapat mengalir lancar menuju saluran pembuangan. 

Kondisi ini membuat air meluap ke jalan, dan permukiman warga saat curah hujan meningkat.

Fenomena banjir akibat tingginya curah hujan, memang kerap terjadi di sejumlah wilayah Nunukan dalam beberapa waktu terakhir. 

“Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, air tidak tertampung secara maksimal karena kondisi drainase yang rusak.

Akibatnya, air melimpah dan masuk ke area permukiman warga,” kata Arpiah.

 

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Nunukan Arpiah Harap Pelajar Tidak Hanya jadi Penonton Demokrasi

Yang mengejutkan, perbaikan drainase tersebut sebenarnya pernah masuk usulan DPRD melalui pokok-pokok pikiran (pokir) pada anggaran perubahan tahun sebelumnya.

Bahkan, usulan itu sempat mendapat persetujuan untuk dilaksanakan.

Namun di tengah jalan, kegiatan tersebut dibatalkan akibat penyesuaian dan pengurangan anggaran.

Akibatnya, proyek yang diharapkan menjadi solusi banjir tahunan warga Jalan Yamaker tidak pernah terealisasi.

Arpiah mengaku, DPRD baru mengetahui pembatalan tersebut setelah proses penginputan pokir tahun 2026 selesai dilakukan.

“Kami baru mengetahui bahwa kegiatan tersebut tidak jadi dilaksanakan setelah tahapan penginputan pokir selesai.

Karena itu usulan tersebut tidak bisa dimasukkan kembali dalam prioritas tahun ini,” ujar Arpiah

Menurut Arpiah, masyarakat kembali menyampaikan keluhan saat DPRD melakukan peninjauan lapangan.

Namun hingga kini belum ada kepastian kapan perbaikan drainase akan dilaksanakan.

DPRD Nunukan pun mendesak pemerintah daerah dan instansi teknis terkait segera mengambil langkah konkret, agar banjir yang terus berulang di Jalan Yamaker tidak lagi menjadi langganan setiap musim hujan.

Arpiah menegaskan kebutuhan drainase yang memadai di Jalan Yamaker sudah sangat mendesak.

Selain menjadi kawasan permukiman, jalur tersebut juga merupakan salah satu ruas yang cukup padat aktivitas masyarakat.

Perbaikan drainase dinilai menjadi solusi utama untuk mengurangi risiko banjir, menjaga kelancaran aktivitas warga, sekaligus mencegah kerugian yang terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur Nunukan.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.