Kondisi Orang Tua Bilqis di Sragen, Masih Terpukul Putrinya Tewas, Belum Mampu Beraktivitas
Putradi Pamungkas June 09, 2026 12:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Kondisi orang tua Bilqis Rajiansyah (11), bocah perempuan yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Dukuh Bromo Asri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, masih terpukul dan syok pascakejadian tersebut.

Hingga Selasa (9/6/2026), ayah sambung dan ibu kandung korban diketahui masih berada di rumah kakek dan nenek Bilqis yang berada di Dukuh Prayunan, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

OLAH TKP. Kepolisian Resor (Polres) Sragen kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad Bilqis, bocah perempuan berusia 11 tahun, di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (6/6/2026). Polres Sragen menggandeng Polda Jateng.
OLAH TKP. Kepolisian Resor (Polres) Sragen kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad Bilqis, bocah perempuan berusia 11 tahun, di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (6/6/2026). Polres Sragen menggandeng Polda Jateng. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Orangtua Korban Masih Syok

Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, mengatakan kondisi kedua orang tua korban belum stabil setelah kehilangan putri mereka.

"Hingga saat ini mereka masih shok," kata Aris, Selasa (9/6/2026).

Menurut Aris, ayah sambung dan ibu kandung Bilqis masih memilih tinggal di rumah kakek-nenek korban untuk sementara waktu.

Baca juga: Hasil Forensik Kasus Kematian Bocah Perempuan di Sragen, Penyidikan Mengarah ke Satu Pihak

Belum Kembali Bekerja dan Beraktivitas

Aris menjelaskan, sejak peristiwa tersebut terjadi, kedua orangtua korban belum kembali menjalankan aktivitas sehari-hari maupun bekerja.

"Bapak tiri sama ibu kandung masih di Dukuh Prayunan, Desa Dawung Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen, dan mereka masih di rumah, belum keluar untuk beraktivitas maupun bekerja," kata dia.

Baca juga: Sidik Jari Jadi Petunjuk Penting, Pelaku Pembunuhan Bilqis di Sragen Mulai Terendus

Kasus kematian tragis Bilqis di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, mulai menemukan titik terang. 

Polisi mengungkap sejumlah fakta penting dari hasil penyelidikan intensif sejak jasad korban ditemukan di dalam rumah pada Jumat (5/6/2026).

Salah satunya, indikasi yang kini telah mengarah kepada pihak tertentu, diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menjelaskan bahwa penyidik bekerja secara maraton dengan pendekatan menyeluruh.

“Sejak laporan diterima, kami langsung melakukan olah TKP dan menerapkan tiga metode penyelidikan, yakni konvensional melalui pengumpulan keterangan saksi, analisis data dan barang bukti, serta scientific investigation dengan melibatkan Bid Dokkes dan Laboratorium Forensik. Selain itu, kami juga melakukan digital analysis melalui pengelolaan CCTV dan perangkat digital lainnya,” ujar Catur, Senin (8/6/2026).

Kasatreskrim mengungkapkan bahwa penyelidikan kini telah mengarah kepada pihak tertentu yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Namun, identitasnya belum dapat diungkap karena masih dalam tahap penguatan alat bukti.

Hingga kini, lebih dari tujuh saksi telah diperiksa, termasuk orang tua korban.

Kapolres Sragen juga disebut turun langsung memantau perkembangan kasus yang menyita perhatian publik ini.

“Namun kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Semua alat bukti harus kami kumpulkan secara utuh sehingga ketika dilakukan upaya hukum, tidak ada celah bagi pelaku untuk mengelak dari perbuatannya,” tegasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.