Polres Lampung Timur Gelar Aksi Bakti Kesehatan di Hari Bhayangkara ke-80
taryono June 09, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Mengantisipasi berbagai risiko penyakit di tengah masyarakat, Polres Lampung Timur menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 sebagai kesempatan untuk menggelar intervensi medis skala besar.

Baca juga: Pengendara Wanita Tewas Dihantam Truk Mundur Bermuatan Batu di Buleleng

Melalui aksi bakti kesehatan, Polres Lampung Timur menyediakan paket layanan kesehatan lengkap, mulai dari tindakan pencegahan (preventif) hingga pengobatan langsung (kuratif). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap indeks kesehatan masyarakat sekaligus memastikan anggota Polri, Bhayangkari, dan warga sekitar memperoleh akses medis yang layak dan higienis.

Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati mengatakan, salah satu fokus utama kegiatan ini adalah Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Melalui pemeriksaan berkala ini, masyarakat diedukasi untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Deteksi dini adalah kunci pencegahan penyakit kronis. Dengan mengetahui kondisi tubuh sejak awal, warga dapat segera mengubah pola hidup atau mendapatkan penanganan medis yang tepat,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Heti menambahkan, selain tindakan preventif, Polres Lampung Timur juga melakukan tindakan kuratif dan pemulihan (rehabilitatif) yang berdampak pada produktivitas masyarakat. Program tersebut meliputi operasi katarak gratis, khitanan massal medis, dan donor darah.

“Operasi katarak membantu memperbaiki penglihatan lansia, sehingga mereka bisa kembali beraktivitas mandiri dan produktif. Layanan khitan dilakukan dengan aman, steril, dan ditangani tenaga kesehatan profesional untuk memastikan proses penyembuhan anak-anak berjalan optimal tanpa risiko infeksi,” kata Heti.

Sementara itu, donor darah diharapkan dapat menjaga pasokan kantong darah di fasilitas kesehatan, yang sangat penting untuk menyelamatkan nyawa pasien dalam kondisi darurat atau operasi besar.

“Melalui pendekatan berbasis kesehatan ini, Polres Lampung Timur membuktikan bahwa komitmen Polri di usia ke-80 tidak hanya terbatas pada keamanan fisik, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masyarakat yang sehat, kuat, dan tangguh,” tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.