Antisipasi Kekeringan, Perumda Way Rilau Siagakan Armada Mobil Tangki di Bandar Lampung
taryono June 09, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Perumda Air Minum Way Rilau menyiagakan armada mobil tangki untuk mengantisipasi potensi kekurangan pasokan air bersih selama musim kemarau yang mulai berdampak pada penurunan debit sejumlah sumber air baku di Kota Bandar Lampung. 

Langkah ini dilakukan agar wilayah yang rawan kekeringan tetap dapat terlayani dengan baik meski distribusi dari sumber utama terbatas.

Pelaksana Tugas Direktur Perumda Air Minum Way Rilau, Nopirina, menegaskan bahwa pengaturan distribusi dan kesiagaan armada tangki menjadi bagian dari prioritas utama perusahaan. 

“Kami berupaya keras agar seluruh pelanggan tetap mendapat pasokan air bersih, meskipun debit sumber air menurun selama musim kemarau,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Beberapa sumber air baku seperti Way Kuripan, Way Betung, dan Way Jernih diperkirakan mengalami penurunan debit hingga sekitar 20 persen. 

Sumber-sumber ini melayani kurang lebih 28 ribu pelanggan, sehingga menjadi fokus pengaturan distribusi air. 

Sementara itu, pelanggan di kawasan Tanjung Aman dan Batu Putih, sekitar 7.159 pelanggan, dianggap lebih rentan terdampak kekeringan.

Di sisi lain, pasokan dari kerja sama pemanfaatan air baku di Sungai Way Sekampung, Kecamatan Tegineneng, yang melayani sekitar 24 ribu pelanggan, masih stabil. 

Untuk memastikan suplai tetap lancar, perusahaan juga menerapkan pengaturan jam aliran air di wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk distribusi air bagi masyarakat yang belum menjadi pelanggan.

Selain itu, langkah teknis seperti pengerukan sedimentasi bendungan intake dan pengecekan seluruh peralatan produksi serta jaringan distribusi dilakukan untuk menjaga kapasitas tampung dan memastikan pelayanan tetap optimal. Saat ini, Perumda Air Minum Way Rilau melayani sekitar 59.471 pelanggan di Bandar Lampung.

Melalui langkah-langkah mitigasi tersebut, perusahaan menargetkan gangguan layanan air bersih dapat diminimalkan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meskipun musim kemarau berlangsung.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.