Ratusan ASN Pemkot Batu Pensiun di 2026, Beberapa Termasuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Alga W June 09, 2026 01:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah menyelesaikan masa tugasnya atau pensiun di tahun 2026 ini.

Beberapa di antaranya merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Dinas Perhubungan Susetya Herawan, Kepala BKAD Eny Rachyuningsih, Kepala DP3AP2KB Heru Yulianto, Staf Ahli Wali Kota Bidang SDM Ririk Mashuri, dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Agoes Machmoedi.

Baca juga: Dokter Spesialis Miris Nakes RSUD dr Koesnadi Korban Pemukulan Keluarga Pasien Diminta Damai

Sedangkan pada Senin (8/6/2026) kemarin, sepulang dari Tanah Suci, Wali Kota Batu Nurochman menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 17 PNS yang memasuki masa purna tugas.

Nurochman mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada Pemkot Batu.

"Kepada para ASN yang tahun ini memasuki masa purna tugas, saya ucapkan terima kasih atas loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama ini," kata Nurochman, Selasa (9/6/2026).

"Dedikasi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Batu," imbuhnya.

Khusus bagi ASN yang masih bertugas, Nurochman mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mempersiapkan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang akan mulai diterapkan tahun ini.

"Seluruh perubahan organisasi harus tetap berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Heli Suyanto menuturkan, banyaknya ASN di lingkungan Pemkot Batu yang pensiun ini menjadi momen penyegaran sekaligus regenerasi birokrasi.

"Untuk pengisian jabatan yang kosong nantinya dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding, dengan diawali pembentukan panitia seleksi yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi dan tenaga ahli independen," jelas Heli Suyanto.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.