SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan kepala sekolah di tengah berlangsungnya Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK tahun 2026.
Sebanyak 59 pejabat resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, di Gedung Serbaguna UPTD BPPK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Senin (8/6/2026).
Dari jumlah tersebut, 43 orang merupakan kepala sekolah yang mendapatkan penugasan baru.
Selain kepala sekolah, pelantikan juga mencakup tiga pejabat fungsional administrasi kesehatan, 12 pejabat fungsional pengadaan barang dan jasa, serta satu pejabat fungsional peneliti ahli utama.
"Total ada 59 orang yang dilantik hari ini, yaitu 43 kepala sekolah, tiga fungsional administrasi kesehatan, 12 fungsional pengadaan barang dan jasa, serta satu fungsional peneliti ahli utama," ujar Edward Candra.
Menurut Edward, pelantikan tersebut merupakan hasil evaluasi kinerja sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan.
Ia menegaskan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mencetak prestasi akademik, membangun karakter, serta membina mental dan etika peserta didik.
"Ini tugas yang sangat mulia, tetapi juga berat. Kepala sekolah bukan hanya pimpinan administrasi, tetapi harus mampu menghasilkan output pendidikan yang terukur, baik prestasi akademik, pembinaan mental spiritual, maupun etika siswa," katanya.
Edward juga meminta para kepala sekolah yang baru dilantik menjadi teladan bagi siswa dan guru serta menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Monday, menjelaskan seluruh proses mutasi, rotasi, dan promosi jabatan telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, termasuk mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 dan rekomendasi dari sistem KSPS.
"Prosesnya sudah sesuai prosedur. Jika ada kekurangan dokumen dalam sistem, maka harus dilengkapi terlebih dahulu sebelum pelantikan dapat dilakukan," ujarnya.
Di sisi lain, Monday memastikan pelaksanaan SPMB 2026 berjalan lancar. Tahap pertama telah diumumkan pada 6 Juni 2026, sedangkan tahap kedua dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni 2026.
Menurutnya, hingga saat ini belum terdapat pengaduan signifikan terkait pelaksanaan SPMB. Namun, pihaknya tetap membuka kanal layanan pengaduan untuk mengakomodasi masyarakat.
Salah satu kepala sekolah yang dilantik, Rozali, yang sebelumnya menjabat Kepala SMA Negeri 10 Palembang dan kini dipercaya memimpin SMA Negeri 17 Palembang, mengaku siap menjalankan amanah baru.
"Alhamdulillah, ini merupakan amanah dan tantangan bagi kami. Kami akan mempelajari kondisi di lapangan terlebih dahulu dan menyusun program kerja sesuai kebutuhan sekolah," katanya.
Rozali menjelaskan SMA Negeri 17 Palembang akan melaksanakan SPMB tahap kedua melalui jalur Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 15–18 Juni 2026, dilanjutkan tes potensi akademik pada 23 Juni 2026.
Sekolah tersebut menyediakan kuota 360 siswa yang terbagi dalam 10 rombongan belajar.