SRIPOKU.COM, MUARA ENIM – Aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim tetap berjalan normal pascapenangkapan Bupati Muara Enim, Edison, bersama sejumlah pejabat lainnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan pantauan di lingkungan Pemkab Muara Enim, Sumsel, Selasa (9/6/2026), pelayanan pemerintahan dan agenda kerja tetap berlangsung seperti biasa.
Sejumlah rapat rutin yang telah dijadwalkan juga tetap dilaksanakan dengan dipimpin pejabat yang ditunjuk.
Informasi yang dihimpun menyebutkan setidaknya terdapat enam agenda kegiatan dan rapat yang tetap berjalan pada hari tersebut.
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah serta para asisten di lingkungan Pemkab Muara Enim.
Sementara itu, ruang kerja Wakil Bupati (Wabup) Sumarni Muara Enim terlihat terbuka dan aktivitas perkantoran berlangsung normal.
Namun, Wakil Bupati Muara Enim diketahui sedang berada di Palembang untuk menghadiri agenda kedinasan.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Muara Enim, Risman Effendi, memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya meskipun kepala daerah sedang menghadapi proses hukum.
"Untuk sementara roda pemerintahan berjalan normal seperti biasa karena masih ada Wakil Bupati, Plh Sekda, para asisten dan jajaran OPD lainnya," ujar Risman Effendi, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, seluruh agenda yang telah terjadwal tetap dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.
"Semuanya berjalan lancar. Seluruh rapat yang terjadwal sudah kita back-up sesuai arahan pimpinan," katanya.
Pemkab Muara Enim saat ini tetap menjalankan pelayanan publik dan aktivitas administrasi pemerintahan sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait proses hukum yang tengah ditangani KPK.