TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI – Sebanyak 110 jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti tiba kembali di kampung halaman setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (8/6/2026) sore.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan selamat.
Ia mengatakan kehadiran pemerintah daerah dalam penyambutan tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus penghormatan kepada para jamaah yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima.
Dalam sambutannya, Sudandri mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji dan berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat membawa dampak positif bagi kehidupan pribadi maupun masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur,” katanya.
Baca juga: Ada Riwayat Penyakit Gula, Buruh Sawit Ditemukan Tewas di Kebun Warga Pangkalan Lesung Pelalawan
Baca juga: Pria di Kampar Rekayasa Perampokan, Uang dari Bos Habis untuk Judol
Prosesi penyambutan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, di antaranya para asisten Sekretariat Daerah, staf ahli bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Polres Kepulauan Meranti, Danramil Tebing Tinggi, serta Danposal Selatpanjang.
Momen kedatangan jamaah juga dipenuhi suasana emosional. Sejumlah keluarga yang telah menunggu sejak siang tampak tak kuasa menahan haru saat bertemu kembali dengan kerabat mereka. Pelukan hangat dan tangis bahagia mewarnai area pelabuhan sesaat setelah para jamaah turun dari kapal.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, petugas haji, serta unsur keamanan dinilai menjadi kunci dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada para jamaah.
Dengan kembalinya seluruh jemaah haji ke daerah asal, diharapkan nilai-nilai keislaman dan semangat ibadah yang diperoleh selama menjalankan haji dapat terus terpelihara serta menjadi inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)