Rasakan Hawa Panas Dari Belakang, Sopir Kaget Lihat Bak Truk Sampahnya Sudah Terbakar Di Bali
Putu Dewi Adi Damayanthi June 09, 2026 01:37 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah truk Hino pengangkut sampah bernomor polisi DK 9534 MD nyaris ludes dilahap si jago merah di Jalan Bypass Ngurah Rai, tepatnya di depan Prima Jaya Stone, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Bali, pada Selasa 9 Juni 2026 pagi, sekitar pukul 06.00 WITA.

Insiden yang sempat memicu kepanikan ini diduga kuat terjadi akibat adanya korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan adanya peristiwa kebakaran yang menimpa truk berwarna hijau milik pria bernama Syafiudin (55) tersebut.

Menurutnya, truk yang dikemudikan oleh Iyan (43) itu sedang bergerak dari arah timur menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung sebelum akhirnya api tiba-tiba muncul dari bagian bak belakang.

Baca juga: Kunjungan ke Denpasar Bali, Menteri LH Jumhur Hidayat: Pemerintah Tidak Berbisnis dari Sampah

"Saat melintas di lokasi kejadian, sopir truk mulai merasakan hawa panas yang tidak wajar dari arah belakang kendaraannya. Karena curiga, kemudian menepikan truk untuk memeriksa kondisi bak," ujar Iptu Gede Adi Saputra Jaya.

Begitu turun dari kemudi, Iyan terkejut melihat kobaran api sudah menyala dan membakar tumpukan sampah yang menggunung di dalam bak truknya.

Dalam situasi panik, Iyan langsung berusaha mencari air di sekitar lokasi untuk memadamkan api secara mandiri.

Namun, material sampah yang kering dan mudah terbakar membuat upayanya tidak membuahkan hasil, sementara api justru kian membesar.

Kepanikan juga sempat memicu perhatian warga sekitar.

Sunarji (50), yang saat itu sedang tidur di warung miliknya, mengaku terbangun setelah mendengar teriakan orang-orang yang meminta tolong untuk dicarikan air.

Sunarji yang terbangun langsung keluar dan melihat truk sampah tersebut sudah mengeluarkan asap tebal.

Ia sempat berusaha membantu menyiramkan air menggunakan ember, tetapi api tetap tidak bisa padam dan terus mengepulkan asap dari dalam bak truk.

Melihat situasi yang tidak terkendali, petugas pemadam kebakaran segera dihubungi.

Tidak berselang lama, dua unit truk pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue tiba di lokasi untuk menjinakkan api sebelum merembet ke seluruh badan truk.

Beruntung, respon cepat petugas berhasil melokalisir kebakaran, sehingga api hanya melalap tumpukan sampah di bagian bak.

Iptu Gede Adi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Hanya saja, selain kerugian material dari tumpukan sampah dan bagian bak yang hangus, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli milik truk tersebut dilaporkan ikut hangus terbakar di dalam kendaraan.

"Nihil korban jiwa dalam kejadian ini. Pemilik kendaraan juga memilih untuk tidak melaporkan peristiwa tersebut secara resmi ke pihak kepolisian, karena yang terbakar utamanya hanya tumpukan sampah yang ada di dalam bak truk," pungkas Iptu Gede Adi Saputra Jaya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.