BWS Bangka Belitung Bakal Lanjutkan Proyek Pembangunan Tanggul Penahan Abrasi di Pantai Penyak
Hendra June 09, 2026 01:40 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung bakal melanjutkan pembangunan pengaman pantai di sepanjang wilayah Desa Penyak dan Terentang, Kabupaten Bangka Tengah.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (Satker PJSA) BWS Bangka Belitung, Agus Saputra menyampaikan, proyek lanjutan ini merupakan salah satu langkah penanggulangan abrasi di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Agus Saputra dalam agenda sosialisasi pekerjaan pembangunan pengaman Pantai Penyak-Terentang di Kabupaten Bangka Tengah, di Kantor Desa Penyak, pada Selasa (9/6/2026).

Menurut Agus, dalam pelaksanaannya tanggul pengaman laut akan dibuat dari susunan buis beton, yang dikenal sebagai struktur pelindung pantai alternatif lebih ekonomis dan mudah dipasang.

"Jadi ini merupakan proyek lanjutan yang sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Alhamdulillah tahun ini, kita masih bisa mendapatkan porsi anggaran untuk melanjutkan pembangunannya," ujar Agus.

Dikatakan Agus, nantinya pembangunan buis beton pengaman bakal difokuskan di sejumlah titik kawasan belakang rumah warga, khususnya yang berada di daerah sela tanggul batu pengaman sebelumnya.

"Pekerjaan ini kita rencanakan nanti eh diselesaikan sampai dengan akhir tahun, sampai tanggal 30 Desember 2026. Kemudian untuk dimulainya, akan diusahakan dalam bulan ini," terangnya.

Untuk itu dirinya meminta dukungan dari seluruh pihak baik itu pemerintah daerah, jajaran Forkopimda ataupun masyarakat sekitar.

"Untuk itu ]ada sosialisasi ini kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak/Ibu, terutama masyarakat terdampak. Karena mungkin kegiatan ini karena berada langsung di rumah warga, jadi barangkali mungkin akan ebih banyak mengganggu aktivitas atau menimbulkan kebisingan," jelasnya.

"Bahkan mungkin proses pengerjaan juga akan dilakukan ketika malam hari juga, karena kami harus bekerja menyesuaikan dengan kondisi pasang surut air laut," tambahnya.

Sementara itu, Pemkab Bangka Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Seumber Daya Manusia Feri Prihatin Akbar berharap dalam sambutannya berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"Kemudian tentu tetap ematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan juga dapat melaksanakan pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab," sebutnya.

Disisi lain, dirinya meminta agar proses pembangunan dapat memperhatikan kelancaran lalu lintas pada saat pelaksanaan kegiatan nantinya agar tidak memunculkan keluhan dari masyarakat.

Ia menerangkan, hal itu penting dilakukan karena keberhasilan suatu program pembangunan tidak hanya diukur dari hasil fisik atau nilai investasi yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keharmonisan sosial masyarakat. 

"Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kami yakin seluruh pihak dapat berkom- berkolaborasi untuk mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di daerah kita ini," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.