Baliho PB XIV Hangabehi Menjamur di Solo hingga Kudus, LDA Klaim Sudah Terpasang di Hampir 60 titik
Untung SofaMaulana June 09, 2026 01:42 PM

- Sejumlah wilayah di Solo dan daerah lain diketahui memasang baliho dukungan terhadap Pakubuwono XIV Hangabehi dengan biaya sendiri.

Pemasangan baliho ini disebut sebagai bagian dari sosialisasi dan gerakan dukungan yang terus meluas hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Baliho Dukungan Menyebar di Solo dan Luar Daerah

Setelah muncul kabar adanya rencana pelaporan dugaan hoaks, Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat justru memperluas pemasangan baliho Pakubuwono XIV Hangabehi di sejumlah titik strategis.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat, KPH Eddy Wirabhumi menyebut baliho tersebut tidak hanya terpasang di Solo, tetapi juga mulai menyebar ke berbagai daerah lain.

Salah satu titik awal pemasangan berada di Perempatan Gladak, kemudian berlanjut ke Perempatan Baron, Solo.

Puluhan Titik hingga Luar Jawa Tengah

Menurut KPH Eddy Wirabhumi, pemasangan baliho juga sudah dilakukan di sejumlah daerah seperti Kudus dan Demak.

Bahkan, ia menyebut jumlahnya terus bertambah.

“Karena mereka berinisiatif mereka merasa bagian dari keluarga besar yang turut berjuang dari berbagai wilayah. Malah ada yang sudah mulai pasang duluan Kudus, Demak. Sudah ada hampir 60 titik di berbagai wilayah. Solo sedang berproses di titik-titik lain,” ungkap KPH Eddy Wirabhumi, saat ditemui di Kantor Badan Pengelola Keraton Surakarta, Jumat (5/6/2026).

Ia juga menyebut sejumlah wilayah lain dikabarkan ikut bersiap memasang baliho serupa, di antaranya Ngawi, Boyolali, Kota Madiun, Grobogan, Sragen, Ponorogo, Pacitan, Nganjuk, Malang Raya, Jepara, Magelang, Trenggalek, Karanganyar, Klaten, hingga Magetan.

Menariknya, pemasangan baliho ini disebut dilakukan secara mandiri oleh pendukung di berbagai daerah.

Perjuangan Adat

KPH Eddy Wirabhumi menegaskan bahwa pemasangan baliho dilakukan atas inisiatif masing-masing pendukung.

“Masing-masing. Saya tanya perlu berapa titik malah ada yang sudah pasang. Itu bagian dari sosialisasi proses yang sedang berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa para pendukung berasal dari berbagai wilayah dan merasa menjadi bagian dari perjuangan pelestarian adat dan tradisi.

Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana

#localexperience #pbxivhangabehi #baliho #keratonsolo #solo #hangabehi #lembagadewanadat #pbxivpurbaya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.