Sebulan Lebih Pelabuhan Feri Mamuju Lumpuh, Operasional Kapal ke Balikpapan Belum Jelas
Nurhadi Hasbi June 09, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Aktivitas di Pelabuhan Feri Mamuju yang terletak di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, lumpuh total.

Sudah lebih dari satu bulan kawasan pelabuhan ini sepi dari hiruk-pikuk penumpang maupun lalu lintas barang.

Lumpuhnya aktivitas ini terjadi lantaran tidak adanya armada kapal yang beroperasi untuk melayani rute pelayaran dari Mamuju menuju Pelabuhan Kariangau di Balikpapan, Kalimantan Timur, maupun sebaliknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, mandeknya operasional ini disebabkan satu-satunya armada kapal yang biasa melayani rute strategis tersebut saat ini tengah masuk dok (docking) untuk menjalani perbaikan besar (perawatan rutin).

Baca juga: Antrean Truk Mengular di SPBU Sarjo Pasangkayu, Sopir Rela Menunggu Berjam-jam untuk Dapat Solar

Baca juga: Pedagang di Pasangkayu Stok Minyakita dari Palu, Harga Jauh di Atas HET

Operasional Kapal ke Balikpapan Belum Ada Kepastian

Supervisor Pelabuhan Feri Mamuju, Samsir, membenarkan perihal kekosongan aktivitas pelayaran di wilayah kerjanya. Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung sejak akhir bulan lalu.

“Benar, sejak tanggal 26 April lalu memang sudah tidak ada aktivitas pelayaran di sini,” ujar Samsir kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (11/6/2026).

Samsir menjelaskan berhentinya operasional kapal secara mendadak ini sangat berdampak pada mobilitas warga, mengingat rute Mamuju - Balikpapan merupakan salah satu jalur laut paling vital yang menghubungkan Pulau Sulawesi dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Hingga saat ini, manajemen pelabuhan belum bisa memastikan kapan aktivitas penyeberangan akan kembali normal.

Pihak otoritas pelabuhan masih menunggu lampu hijau dan koordinasi lebih lanjut dari perusahaan operator kapal selaku penyedia armada.

Ketidakpastian ini diperparah dengan belum adanya jadwal estimasi selesai perbaikan yang dikeluarkan pihak operator.

“Untuk kapan pelayanan akan kembali dibuka, kami belum menerima informasi resmi dari pihak operator kapal. Sampai saat ini belum ada update estimasi selesai perbaikan dari mereka,” tambah Samsir.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.