SRIPOKU.COM - Betrand Peto merespon mengenai pengakuan Sarwendah diduga ditujukan untuk Ruben Onsu yang membuatnya sedih.
Putra angkat Ruben Onsu dan Sarwendah itu mengaku sangat terpukul setelah menyaksikan potongan siaran langsung yang menampilkan sang bunda berbicara dengan nada emosional.
Video tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi dari warganet.
Dalam tayangan yang viral itu, Sarwendah terdengar melontarkan sejumlah kalimat bernada tinggi yang kemudian menjadi bahan perbincangan publik.
Tak sedikit netizen yang menduga ucapan tersebut ditujukan kepada mantan suaminya, Ruben Onsu.
Mengetahui video tersebut viral dan menuai beragam reaksi, Betrand Peto mengaku tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.
Baca juga: Tutup Komunikasi dengan Sarwendah, Alasan Betrand Peto Pilih Tinggal Bersama Ruben Onsu Terungkap
Ia bahkan mengaku sempat menangis karena terkejut melihat sosok Sarwendah yang selama ini dikenalnya berbicara dengan nada seperti itu di hadapan banyak orang.
"Kaget. Aku nangis kemarin. Aku bilang kenapa Bunda bisa ngomong kayak gitu, setega itu," ujar Betrand Peto saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).
Pengakuan Onyo tersebut sontak menarik perhatian publik. Pasalnya, selama ini hubungan antara dirinya dan Sarwendah dikenal sangat dekat.
Meski merasa sedih dan terkejut, Betrand memilih untuk tidak memperkeruh keadaan yang tengah menjadi sorotan publik.
Penyanyi muda itu justru berusaha melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih bijak.
Ia mencoba memahami kondisi emosional yang mungkin sedang dirasakan Sarwendah saat siaran langsung tersebut berlangsung.
Menurut Onyo, seseorang bisa saja mengucapkan hal-hal yang tidak biasa ketika sedang berada dalam tekanan atau emosi yang memuncak.
Karena itu, ia enggan memberikan penilaian berlebihan terhadap video yang beredar dan memilih untuk tetap memberikan dukungan kepada sang bunda.
Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial, Betrand berharap publik tidak terburu-buru menyimpulkan maksud dari ucapan Sarwendah dalam video tersebut.
Hingga kini, potongan siaran langsung itu masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet, sementara berbagai pihak terus menyoroti dinamika hubungan keluarga yang selama ini menjadi perhatian publik.
"Mungkin karena emosinya sudah nggak kekontrol lagi. Makanya matiin aja live-nya biar nggak terjadi kayak gini," katanya.
Betrand menegaskan bahwa sosok Sarwendah yang dikenalnya selama ini bukanlah pribadi yang terbiasa berbicara kasar.
Karena itu, ia menilai ada faktor tertentu yang memengaruhi kondisi emosional sang bunda saat itu.
"Sebenarnya Bunda itu bukan berbicara kasar, tapi lebih ke kayak yang aku bilang tadi," ujarnya.
"Kalau circle-nya nggak baik, kita akan jadi orang yang jahat," lanjutnya.
Di tengah banyaknya komentar negatif yang muncul setelah video tersebut viral, Betrand memilih fokus memberikan dukungan kepada Ruben Onsu yang juga ikut menjadi sorotan publik.
Ia mengaku sempat menghubungi Ruben saat ayahnya itu sedang menjalani kegiatan syuting untuk memberikan semangat.
"Aku bilang sama Ayah pas di lokasi syuting, aku nangis, aku chat Ayah, 'Ayo semangat, Ayah punya aku juga, kita lewatin ini bareng-bareng'," ungkapnya.
Betrand berharap polemik yang berkembang pasca-perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu tidak semakin melebar.
Ia juga berharap semua pihak dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi dan menyikapinya dengan bijak.
Ruben Onsu Tidak Melunak
Permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah setelah video umpatannya viral di media sosial tidak melunakkan hati presenter Ruben Onsu.
Ruben Onsu saat ini memiliki prioritas lain yang jauh lebih penting, yakni bisa kembali bertemu dengan kedua putrinya.
Hal itu disampaikan Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu.
Menurut Minola, kliennya tidak ingin memikirkan polemik permintaan maaf Sarwendah selama persoalan utama yang dihadapinya belum selesai.
"Yang paling penting buat Ruben sekarang adalah kerinduan sama anaknya," kata Minola Sebayang di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Minola menilai, permintaan maaf Sarwendah yang disampaikan melalui media sosial tidak akan memiliki arti apabila tidak diikuti langkah konkret.
Baginya, Ruben lebih membutuhkan kesempatan untuk berkumpul bersama buah hatinya dibanding sekadar pernyataan maaf Sarwendah.
Apalagi persoalan Ruben Onsu untuk bertemu anak masih menjadi masalah yang belum menemukan titik terang.
Sejak resmi berpisah pada September 2024, isu mengenai akses bertemu anak menjadi persoalan bagi Ruben Onsu.
Menurut Minola, dalam akta yang ditandatangani kedua belah pihak telah diatur mengenai kesempatan Ruben Onsu untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam satu pekan.
"Berikan haknya sebagaimana diatur di akta 39 yang S juga ikut tanda tangan, dua tiga hari berkumpul (dengan Ruben Onsu)," ucap Minola.
"Jangan minta maaf saja, tapi tetap nggak diberikan hak bertemu anak-anaknya," lanjutnya.
(Tribunnewsmaker.com/WartaKotalive.com/Bayu Indra Permana)